Rekrutan Anyar Terancam Batal Main!
INFOSULSEL.COM, MAKASSAR | Laga perdana PSM Makassar melawan Persib Bandung pada Minggu (6/9/2026) dibayangi ancaman serius. Hingga dua hari menjelang pertandingan, skuad berjuluk Juku Eja tersebut tercatat sebagai satu-satunya klub Liga 1 yang belum sepenuhnya terbebas dari sanksi larangan pendaftaran pemain oleh FIFA.
Berdasarkan data FIFA Registration Ban per Senin (1/9/2026), PSM masih menyisakan satu dari dua sanksi larangan pendaftaran pemain selama tiga periode transfer. Jika manajemen gagal melunasi kewajiban finansial atau administrasi tepat waktu, seluruh pemain baru yang telah didatangkan dipastikan tidak bisa didaftarkan dan terancam hanya menonton dari tribune.
Padahal, Pasukan Ramang bergerak sangat agresif di bursa transfer musim ini. Manajemen telah meresmikan sejumlah pemain lokal seperti Syaiful Syamsuddin, Henhen Herdiana, dan Agung Mannan. Tak hanya itu, gerbong legiun asing baru juga telah mendarat, mulai dari Sergio Aguero, Navarone Foor, Nenad Lalic, Luka Bulatovic, Stefan Jevtoski, hingga penyerang asal Jepang, Kodai Tanaka.
Kehadiran Kodai Tanaka sempat menggenapkan slot 10 pemain asing PSM. Bahkan, Manajer PSM Makassar, Muhammad Nur Fajrin, menegaskan pihaknya masih berburu satu pemain asing tambahan untuk memaksimalkan kuota 11 pemain dari PT Liga Indonesia Baru (LIB). Namun, seluruh pergerakan belanja pemain ini terancam sia-sia akibat jerat sanksi FIFA.
PSM sedikit diuntungkan dengan jadwal pekan pertama yang menempatkan laga mereka di hari Minggu. Hal ini memberikan jeda waktu ekstra sekitar 48 jam bagi manajemen untuk menyelesaikan tunggakan agar sanksi segera dicabut.
Jika manajemen gagal bergerak cepat, nasib buruk klub Malaysia, Kuala Lumpur City FC, bisa menimpa PSM. Pekan lalu, KL City FC terpaksa berlaga hanya dengan 10 pemain pertama dan satu pemain cadangan akibat sanksi serupa. Bola kini sepenuhnya ada di tangan manajemen Juku Eja: rampungkan sanksi tepat waktu atau tampil pincang menghadapi Persib Bandung.(riel)





