InfoSulsel.com, Samarinda – Absennya gelandang muda, Wahyudi Harmisi, menjadi salah satu penyebab kekalahan Borneo FC atas PSM Makassar dengan skor 1-2 di Stadion Segiri, Samarinda, Jum’at (19/10/2018).
Tanpa pemain asli binaan Borneo FC tersebut membuat pelatih Dejan Antonic tidak mempunyai banyak pilihan di lini tengah. Ahmad Hisyam ‘Tolle’ dan Ahmad Maulana yang dimainkan sebagai double pivot di lini tengah hanya mampu bermain baik pada sepertiga jalannya pertandingan.
“Wahyudi sangat penting bagi kami karena salah satu mesin penggerak di lini tengah. Ia membuat kami cepat, agresif, dan bagus di lini tengah,” ucapnya saat press conference setelah pertandingan.
“Ada 2-3 kali kami salah passing dan memberikan peluang kepada PSM. Gol pertama mereka terjadi sangat mudah dan membuat kami drop. Kami tidak boleh mengulangi kesalahan seperti itu lagi,” ungkap Dejan.
Dejan yang mencoba memaksimalkan babak kedua justru menelan pil pahit lantaran PSM Makassar yang membuat gol kemenangan. Ia menilai pemainnya tampil gugup dan tidak bermain lepas seperti bisanya.
“Kami gugup dan tidak lepas tapi saya tetap harus percaya kepada mereka. Kalau kami mampu menang tiga kali beruntun, mengapa sekarang kami tidak bisa melakukan itu lagi,” ujarnya.(*)
Editor: Adriyan.





