INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), Iman Hud, menyatakan akan menurunkan 200 personil Satpol-PP di setiap kecamatan.
Sementara bagi THM diingatkan untuk menutup usahanya dua hari sebelum hari perayaan natal.
“Mulai 24 Desember atau H-2 THM sudah harus tutup. Kita berharap bahwa perayaan natal itu bisa berjalan aman dan tertib sehingga kita juga dari Satpol PP itu menyampaikan kepada semua anggota baik yang bertugas di kecamatan untuk membantu Polri dan TNI untuk menjaga rumah ibadah, gereja-gereja yang akan melakukan ibadah natal,” ungkap Iman Hud saat ditemui di Balaikota Makassar, Senin (16/12/2019).
Ia menambahkan, menjelang Nataru sudah rutin telah dilakukan, karena telah mengikuti jadwal Polrestabes kota Makassar, adanya operasi lilin yang menjaga keamanan dan ketertiban akan disiapkan 200 personil Satpol-PP.
“Disamping itu kami yang di balai kota juga menyiapkan kurang lebih 200 personil untuk menjaga beberapa gereja atau publik space yang sering dijadikan tempat keramaian masyarakat kota Makassar. Itu khusus yang natal,” tegasnya.
Ia juga berharap untuk mengurangi perayaan hura-hura yang berlebihan, Iman Hud lebih menyarankan di tahun baru sebaiknya lebih memperbanyak zikir dan do’a ketimbang hal-hal yang dapat mendatangkan mala petaka.
“Trus untuk yang tahun baru yah ini sebagai saran aja saya beharap bahwa sama dengan tahun lalu. Kita mengurangi perayaan yang hura-hura yang berlebihan, lebih bagus malam tahun baru itu, itu kita dzikir saja,” tandasnya.(andi/riel)





