INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Ketua Komisi B bidang Perekonomian dan Keungan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, William Lauren menanggapi adanya silang pendapat internal di Komisi A tentang rencana rekomendasi penutupan tempat penjualan minuman beralkohol (Minol) di Mall.
Menurut William, jika komisi A mengeluarkan surat rekomendasi, jangan ada sisi lain yang terkena dampak sosial dan ekonomi.
“Rekomendasi ini harus seadil-adilnya, jangan sampai disisi lain mengalami kerugian pada pemerintah Kota. Untuk ditutup juga punya dampak sosial dan dampak ekonominya bagi yang melakukan investasi di Makassar,” ujarnya ke wartawan, Selasa (3/3/2020).
“Kami akan coba membicarakan ini, apakah sifatnya diskusi secara lintas komisi ataupun rapat beberapa pimpinan. Surat dari komisi A ini akan diajukan ke pimpinan, nanti pimpinan yang rekomendasikan. Kami yakin pimpinan akan mengetahui prosedurnya untuk mengeluarkan rekomendasi,” lanjutnya William.
Selain itu, ia mengatakan perlu ada pertemuan intensif terkait keputusan ini, sebab penafsiran setiap individu akan berbeda-beda sehingga menimbulkan adanya benturan pendapat.
“Pasti akan berpengaruh, itu kan ada namanya efek dari semua. Dalam hal ini juga kita pikirkan kepada investor, pemerintah pasti akan memberikan suasana dan kejelasan investor jangan sampai mereka berfikir dua kali untuk melakukan investasi di Makassar,” pungkasnya.
(andi)
red: gun





