INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulsel akan mengantisipasi lonjakan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang pulang kampung saat pandemi corona.
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulsel Mayjen TNI Andi Sumangerukka mengatakan akan terus berkoordinasi dengan pihak Imigrasi untuk mengantisipasi 772 TKI yang akan kembali ke Sulsel.
‘’Mereka TKI resmi. Jadi pulangnya juga resmi sehingga terdata. Tapi ada juga TKI yang tidak resmi. Jadi pulangnya tidak resmi juga. Nah ini yang kita waspadai,” ungkapnya kepada wartawan, Ahad (29/3/2020).
Menurut pangdamn XIV/Hasanuddin ini, kebanyakan TKI ilegal menggunakan jalur tikus untuk pulang kampung ke kampung halamnnya.
“Kalau jalur udara, laut sih bisa terpantau di Bandara dan Pelabuhan. Nah, kalau jalur tikus, itu yang sulit. Karena jalur ini terselubung. Bisa melalui darat dan pelabuhan penyeberangan rakyat,” tuturnya.
Oleh karena itu Mayjen Andi Sumangerukka meminta peran kepala daerah untuk mendata setiap pemudik yang datang ke Sulsel.
“Ini bisa berbahaya kalau mereka membawa virus ke daerah yang dituju. Tapi perlu kesadaran orang itu sendiri agar tidak pulang kampung dulu, karena membahayakan keluarga dan orang lain. Itulah pentingnya social distancing dan physical distancing yang terus digaungkan ke masyarakat,” tegas jendral berbintang dua itu.(riel)





