INFOSULSEL.COM, MAKASSAR –— Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah akan melantik Dr. Yusran Jusuf menjadi Penjabat (Pj) Walikota Makassar menggantikan Dr Iqbal S Suhaeb. Pelantikan akan berlangsung di ruang rapat Sipakalebbi, Lantai 2 Kantor Walikota Makassar, Rabu (13/5/2020) pukul 13.00 WITA.
Wakil Ketua DPRD Kota Makassar Adi Rasyid Ali berpesan agar Prof Yusran bisa lebih tegas lagi dalam memimpin pemerintahahan Kota Makassar .
Bukan tanpa alasan jika Ketua DPC Partai Demokrat Kota Makassar ini menyampaikan hal tertebut. Menurut dia, pasca Pilkada 2019 ada kesan terjadi ‘kotak-kotak’ di kalangan pejabat SKPD di lingkup Pemkot Makassar.
‘‘Opini itu sudah terbangun di tengah masyarakat kalau pejabat SKPD di lingkup Pemkot Makassar tidak kompak. Kami harap Pj Walikota harus tegas menyikapi persoalan ini. Harus bisa menyatukan seluruh pejabat SKPD yang selama ini terkesan terkotak-kotak,” tegas legislator tiga periode ini saat ditemui INFOSULSEL.COM di kediamannya Selasa (12/5/2020) malam.
Kepada seluruh pejabat SKPD, ARA meminta untuk menyudahi sikap kekanak-kanakan seperti itu.
‘’Harus satu kotak dan satu komando, saja. Komando hanya ada pada Pj Walikota. Tidak boleh ada komando lain,” cetus ARA.
Ketua Pengda Indonesia Off-road (IOF) Sulsel ini juga berpesan kepada Prof Yusran agar sesegara mungkin melakukan evaluasi dan merapikan kinerja pejabat SKPD.
‘’Harus dilakukan ‘bersih-bersih’. Semua dirapikan termasuk soal pemahaman dan loyalitas. Termasuk jangan lagi ada pejabat yang rangkap jabatan. Bagaimana mungkin seorang pejabat bisa fokus bekerja kalau dia rangkap jabatan. Tidak mungkin. Apalagi dalam situasi pandemi Covid-19 ini,” kata Ketua Pengprov Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Sulsel ini.
Sebagai mitra kerja ia juga meminta PJ Walikota yang baru bisa bersinergi dan mendengar pandangan-pandangan legislatif.
‘’Sinergitas antara eksekutif dan legislatif harus terus terbangun. Jangan pernah alergi dengan legislatif. Harus sering-sering berdiskusi dengan legislatif. Sebab wakil rakyat adalah mitra kerja yang baik untuk memikirkan Makassar bisa lebih maju ke depan,” katanya.
Terkait program yang telah dan belum terlaksana oleh pejabat sebealumnya, menurut ARA yang baik terus dilanjutkan dan yang kurang harus dievaluasi.
‘’Saya berharap Prof Yusran jangan hanya mendengarkan pejabat saja. Sebagai mitra kerja, legislator juga harus didengar. Karena itu saya akan memberi masukan Pj Walikota terkait langkah-langkah strategis yang akan diambil,” kata ARA.(riel)





