Untuk bisa meyakinkan masyarakat AMM tidak berdiam diri di rumah. Ia terus menjalin hubungan baik dengan sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan berbagai elemen masyarakat.
‘’Termasuk komunikasi politik dengan teman-teman pengurus partai di Bulukumba,” ujarnya.
Nama Andi Murniyati juga tidak asing di mata para politisi dan masyarakat di Bumi Panrita Lopi. Kamampuan ibu dari Andi Aldy Wahyudi Wartapane dan Andi Abdi Wahyuri Wartapane ini cukup dikenal. Kemampuannya juga tak perlu diragukan. Terlebih ia pernah menjabat wakil ketua DPRD Bulukumba periode 2014-2019 menggantikan Tomy Satria Yulianto, yang maju sebagai Wakil Bupati Bulukumba.
Bukti lain, namanya masuk di urutan 12 dari 30 nama yang pernah disurvei oleh Lembaga Kerja Penelitian Publik (LKPP) Sulsel pada petengahan 2019 lalu. Bahkan ia menjadi satu-satunya calon perempuan. Hebatnya, saat survei itu dilakukan ia sama sekali belum bekerja keras dalam mensosialisasikan diri.
Wanita kelahiran Tanah Jaya, kecamatan Kajang ini juga telah mendapat restu dari suami, dan keluarga besarnya. Juga restu dari politisi senior Demokrat di Bulukumba, Andi Mahfud Sulthan.
“Alhamdulillah, suami merestui dan keluarga besar mendukung dan mensuport saya untuk maju,” ungkap alumnus Teknik Elektro Fakultas Tehnik Universitas Hasanuddin (Unhas) tahun 1994 ini.
“Saya sudah beberapa kali memohon izin ke Puang Mahfud, beliau mensuport saya. Dan juga memberi masukan,” tambah wanita berusia 53 tahun yang meraih gelar master (S2) Ekonomi Pembangunan Universitas Muslim Indonesia (UMI) tahun 2016 ini.
Jelang Pilkada yang tersisa 6 bulan lagi Andi Murni semakin memperlihatkan keseriusannya. Intens bekerja, melakukan silaturahmi dan sosialisasi sampai ke pelosok desa. Termasuk berbagi tali asih sambil menyerap aspirasi warga.
Murniati Makking mengatakan bahwa siapapun boleh menawarkan sesuatu yang bisa membuat bulukumba lebih maju lagi.





