Debat Kandidat Pilwalkot Makassar Akan Berlangsung di Jakarta, Ini Alasan KPU

Komisoner KPU Makassar, Endang Sari.(FOTO: SRI SYAHRIL)

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar akan menggelar debat pasangan calon Pilwalkot Makassar di Jakarta pada bulan November 2020 mendatang.

Debat yang akan berlangsung sebanyak tiga putaran ini menuai kontroversi dari sejumlah pihak. Pasalnya, saat KPU daerah lain memilih Kota Makassar untuk lokasi debat kandidat, KPU Makassar justru memilih menggelar debat di Ibu Kota Negara RI.

Bacaan Lainnya

Saat dikonfirmasi, Minggu 25 Oktober 2020, anggota KPU Makassar Endang Sari mengungkapkan, pihaknya memiliki sejumlah alasan dan pertimbangan kuat mengapa debat kandidat Pilwalkot Makassar dihelat di Jakarta.

“Tabe, teman-teman, beberapa pertimbangan kenapa kami memilih lokasi debat publik di Jakarta,” ungkap Endang Sari.

Dalam keterangan resmi yang diterina infosulsel.com dari pihak KPU Makassar, ada 5 alasan utama debat dihelat di Jakarta. Berikut daftarnya:

1. Kami melakukan Efisiensi anggaran, karena bila kami melaksanakan di Jakarta, di stasiun TV nasional, kami bisa melakukan efisiensi sampai 50% anggaran karena tidak lagi harus menyewa hotel, dll dan terbatas personil yang bisa berangkat ke Jakarta.

2. Memperhatikan animo masyarakat yang cukup tinggi di masa kampanye Pilwali Makassar 2020, dan juga eskalasi politik yang terjadi beberapa waktu terakhir ini, kami melihat bahwa potensi untuk terjadinya kerumunan massa sangat besar. Dan memang di setiap pemilihan yg pernah digelar di makassar, konsentrasi massa yang cukup besar selalu terjadi di luar lokasi debat sementara kami harus menegakkan Protokol covid 19 sesuai yang tertuang dalam PKPU 13 tahun 2020.

3. Dari 270 daerah yang melaksanakan pemilihan, Pilwali Makassar 2020 adalah satu-satunya pemilihan yang merupakan perulangan. Mengingat pelaksanaan Pilkada Makassar kali ini adalah perulangan dengan antusiasme yang besar, maka perlu bagi kami melakukan pertimbangan akan situasi tersebut utamanya dalam upaya membangun kepekaan di masa pandemi covid. Dan menjamin terlaksananya dengan baik implementasi PKPU 13 menyangkut pencegahan covid 19.

4.selain debat publik, tahapan pilwali makassar yang kami kelola sebelumnya seperti launcing tahapan, pendaftaran bapaslon, penetapan paslon, pengundian nomor urut dan deklarasi kampanye damai dan kepatuhan covid 19, kami selalu menggandeng media penyiaran daerah dan bulan TV nasional. Baru di tahapan debat ini kita berencana menggunakan TV nasional. Dan kami tetap mempersiapkan agenda debat di Makassar yaitu di debat terakhir menjelang hari pemilihan nantinya.

5. KPU Makassar senantiasa berusaha melakukan penerapan PKPU 13 dan memperhatikan jaminan terselenggaranya tahapan pemilu sesuai dengan aturan pemilihan sekaligus memperhatikan asas upaya pencegahan covid dan upaya melakukan penyelenggaraan pemilu yang peka atas situasi covid yang ada. Apalagi kota Makassar sebagai kota dengan jumlah pemilih yang besar. (nw)

Pos terkait