Peluncuran Single Terbalu Pelakor Band

Launching album pertama Pelakor Band di Makassar, Minggu (25/10/2020).

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Pelakor (Pelantun Keroncong) meluncurkan single terbarunya yang berjudul ‘Diariku dan Menua Bersama’ di Aroepala Food City, Kota Makassar, Sabtu (25/10/2020). Group musik yang bergendre kroncong ini memiliki 8 orang personil.

Diariku dan Menua Bersama merupakan singel lagu kedua dan ketiga, dimana singel pertamanya berjudul ‘Satir’. Seperti semangatnya di awal soal aliran musik, ketiga lagu tersebut bergenre musik keroncong.

Bacaan Lainnya

“Lagu ini sasaranya adalah anak muda dan orang tua, dimana aliran musik kami, merupakan aliran music yang sangat khas dengan Makassar,” ungkap Sony sebagai salah satu porsonil Pelakor Band saat diwawanarai awak media.

Sony juga menyampaikan bahwa salah satu dari kedua singel tersebut merupakan ciptaan Arjuna, yang merupakan sosok yang menjadi guru bagi Pelakor Band.

“Untuk lagu Diariku itu ciptaan guru kami Pak Arjuna, yang banyak membimbing sejak 2018, yang paling sabar membina kami, dan kalua lagu Menua Bersama merupakan ciptaan salah satu personil Pelakor Band itu sendiri, yaitu Ade, jadi dengan adanya pandemi ini semangat kami untuk terus berkarya semakin terbakar, hingga membuat kami semakin kuat dalam berkreasi,” katanya.

Di kesempatan yang sama, Arjuna menyebutkan, lagu Diariku ini bercerita tentang bagaimana menceritakan diri setiap orang yang sebenarnya.

“Jadi, yang kita ceritakan adalah bagimana kita, menunjukkan kepada pribadi kita siapa kita sebenarnya, apakah kita orang asli atau hanya mengaku sebagai orang makassar saja, karena yah seperti bisa dilihat hal-hal yang lain misalnya dari segi penciptaan karya orang lain, atau produk milik orang lain yang diakui sebagai produknya, seperti itulah gambarannya,” jelas sang pecipta lagu.

Sony kembali menyampaikan harapan para personil Pelakor band terkait keyakinan mereka untuk mampu membawa musik keroncong kekanca internasional.

“Kami Pelakor, yakin bisa membawa genre keroncong go internasional, kami juga berharap para teman teman musisi sulawesi selatan terus berkarya sesuai timre kalian, lampaui batasan-batasan, jangan pernah berhenti melangkah kedepan walau ada hambatan seperti covid ini tetap berkarya karena orang yang akan sukses adalah orang yg tidak pernah berfikir tentang hambatan, tentang masalahnya, tapi berfikir solusi akan setiap masalahnya,” pungkas sang pemegang Bas Pekalor Band.(rani)

Pos terkait