Program PKH dan PLT Kades di Pangkep Disoal Paslon RAMAH

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pangkep Abdul Rahman Assagaf-Muammar Muhayyang menyoal program keluarga harapan (PKH) dan Pelakana Kepala Tugas (PLT) Kepala Desa di 27 desa se-Pangkep.

Pihaknya menduga jika penyaluran PKH dan penunjukan PLT Kades di Pangkep tersebut menguntungkan paslon tertentu yang tidak lain adalah rivalnya di Pilkada Pangkep.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut diungkapkan oleh Andi Walinga selaku Ketua Tim Hukum RAMAH akronim Paslon nomor urut dua di Pilkada Pangkep, di Jalan Hertasning, Makassar, Minggu (4/10/2020) sore.

Andi Walingan menyebutkan, pihaknya mengkhawatirkan PKH dan PLT dimanfaatkan oleh paslon tertentu dan merugikan jagoannya di Pilkada Pangkep.

Ini, kata Andi Walingan, menyusul sejumlah laporan dari warga terkait dugaan pemanfaatan program PKH tersebut dan dugaan PLT Kades yang syarat akan kepentingan.

“Pemantauan ada beberapa warga yang menyampaikan bahwa ada salah satu paslon yang memanfaatkan program (PKH), dengan mengatasnamakan pribadi, namun itukan program pemerintah,” ungkap Andi Walingan.

“Menyangkut kades yang kami tengarai, kenapa tiba2 ada 27 PLT kades ditunjuk jelang Pilkada,” sambung Andi Walingan.

Andi Walingan memastikan bahwa dalam waktu dekat, pihaknya akan melaporkan hal ini ke Bawaslu Pangkep untuk ditindak lanjuti.

“Saat ini kami sementara mengumpulkan semua bukti-bukti, nanti dalam waktu dekat akan kami laporkan ke Bawaslu,” tutur Andi Walingan. (nw)

Pos terkait