Tim Hukum Appi-Rahman Resmi Laporkan Kasus Penikaman ke Polisi

OTK pelaku penikaman Mus (lingkaran merah)

INFOSULSEL.COM, JAKARTA – Peristiwa penikaman Muharram Madjid, salah seorang tim sukses pasangan calon nomor urut 2, Munafri Arifuddin-Abd Rahman Bando resmi dilaporkan ke Kepolisan Resor Metro Jakarta Pusat, Ahad (8/11/2020) pagi.

Laporan polisi bernomor 1522/K/XI/2020/Restro Jakpus sudah di tangan Ajie Baskoro, salah satu tim hukum Appi-Rahman.

Bacaan Lainnya

Mus, sapaan karib Muharram Madjid ditusuk di bagian tubuh pinggang belakang sebelah kiri saat bersama kawan-kawannya di halte bus, depan gedung Gramedia, Jl. Palmerah menunggu selesianya debat seri I Pilwalkot Makassar di stasiun Kompas TV, Sabtu (7/11/2020) malam.

Dari rekaman CCTV, korban didatangi oleh seorang pria tak dikenal. Pria berjaket coklat itu seketika mencabut senjata tajam dari balik jaketnya lalu menghujamkan ke tubuh Mus. Pelaku yang sampai saat ini masih buron lalu lari ke arah sepeda motor yang sudah menunggu tak jauh dari tepat kejadian.

Luka yang dialami Mus pun cukup parah. Ia harus menjalani operasi di Rumah Sakit Siloam, Kebon Jeruk, Jakarta Barat karena badik yang melukai pinggul sebelah kirinya tembus hingga ke usus.

“Kami sangat menyayangkan kejadian ini dan meminta polisi harus bertindak tegas dan menangkap pelakunya,” tegas Adi Rasyid Ali, Panglima Seretariat Bersama (Sekber) partai koalisi pendukung Appi-Rahman.

Wakil Ketua DPRD Kota Makassar ini menegaskan peristiwa berdarah ditengah berlangsungnya acara debat Pilwalkot Makassar ini benar-benar sangat memalukan.

‘’Ini sangat memalukan, biadab dan tidak beradab,” pekik legislator yang akrab disapa ARA ini, Sabtu (7/11/2020) malam.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Makassar ini yakin kepolisian mampu mengusut tuntas insiden beradarah tersebut.

‘’Sudah banyak bukti-bukti didapatkan. Saya kira aparat kepolisian mampu menyelesaikan persoalan ini,” kata ARA, sapaan legislator tiga periode ini. (andi/riel)

Pos terkait