Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia, Ini Riwayat Penyakitnya

  • Whatsapp
Syekh Ali Jaber. (NET)

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR– Ulama besar sekaligus penceramah Syekh Ali Jaber meninggal dunia hari ini, Kamis (14/1/2021). Meninggalnya, Syeh Ali Jaber disampaikan oleh Ketua Yayasan Syekh Ali Jaber, Habib Abdurrahman Alhabsyi melalui akun Instagram yayasan tersebut.

“Telah Wafat Guru kita, SYEKH ALI JABER (Ali Saleh Mohammed Ali Jaber) di RS Yarsi hari ini, 14 Januari 2021, 1 Jumadil Akhir 1442 H Jam 08.30 WIB dalam keadaan negatif Covid. Kita ikhlaskan kepulangan beliau kepada Rabbnya,” tulisnya dalam postingan Instagram tersebut yang INFOSULSEL.COM, Kamis (14/1/2021).

Muat Lebih

Selain itu, dalam pernyataan tersebut menyamapaikan permohonan maaf atas kesalahan yang dilakukan ulama tersebut selama ini.

“Mohon dimaafkan segala kesalahan beliau. Semoga diterima segala amal shaleh beliau. Do’akan Syekh Ali ya,” tambahnya.

Sebelumnya, Syeh Ali Jaber dinyatakan COVID-19, Syekh Ali Jaber sempat dirawat juga di rumah sakit. Berikut riwayat penyakit yang pernah dialaminya.

1. Ditusuk orang tak dikenal

Sebelumnya, Syekh Ali Jaber sempat mengalami cedera akibat ditusuk orang tak dikenal pada September 2020 lalu. Ia harus mendapat 10 jahitan di bagian dalam dan luar tangan kanannya.

Saat itu, ia berhasil menangkis tusukan tersebut dengan tangan meskipun membuatnya terluka. Ia merasa bersyukur karena lehernya yang jadi incaran pelaku tidak tertusuk.

2. Sempat positif COVID-19

Pada Selasa (29/12/2020) lalu, melalui media sosial Facebook miliknya Syekh Ali Jaber mengabarkan bahwa dirinya positif terinfeksi COVID-19. Saat itu, ia merasakan gejala seperti panas dan batuk-batuk.

“Saya minum obat penurun panas, kemudian obat batuk, minum madu. Saya disuruh swab lagi, saya tak merasa sama sekali akan positif. Makanya saya di-swab aja datang ke rumah dan kemudian hasilnya positif,” kata Ali.

Sejak dinyatakan positif Corona, Syekh Ali Jaber baru merasakan gejala-gejala khas COVID-19 seperti demam, batuk, hingga sesak napas. Tetapi, karena merasa semakin parah ia langsung dirujuk ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

“Saya dirawat kemudian kondisi stabil. Tapi kerap sesak nafas,” ujar Ali.

3. Sempat dirawat di ICU

Pasca dinyatakan positif COVID-19, Syekh Ali Jaber juga sempat dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU). Hal itu disampaikan langsung olehnya lewat unggahan stories Instagram pribadinya.

“Sahabat syekh Ali Jaber yang semoga dirahmati Allah. Mohon doanya untuk syekh Ali, saat ini dirawat di ruang ICU,” demikian tulis unggahan tersebut.

Syekh Ali Jaber juga sempat dikabarkan tak sadarkan diri dan menggunakan alat bantu pernapasan atau ventilator. Namun, kabar ini dibantah dengan kabar yang menyebutkan kondisi Syekh Ali Jaber sudah mulai membaik meski masih menjalani perawatan di rumah sakit.

“Kondisinya pun semakin membaik tim medis menyampaikan apa adanya, bahwa perkembangannya cukup bagus dan terus menunjukkan peningkatan,” tulis akun @syekh.alijaber, Senin (4/1/2021).

4. Sudah sembuh dari COVID-19

Dari Ustaz Yusuf Mansur, Syekh Ali Jaber dikabarkan meninggal dalam kondisi negatif COVID-19.

“Benar Syekh Ali wafat. 08.30 WIB, sudah dalam keadaan negatif COVID. Di RS Yarsi, Cempaka Putih, Jakarta,” tulis Yusuf Mansur.

Asisten pribadi Syekh Ali Jaber, Arief, membenarkan informasi tersebut. Syekh Ali Jaber meninggal pukul 08.30 WIB di RS Yarsi, Jakarta.

“Sudah tidak (positif Corona). Negatif,” kata Arief.(lin)

Pos terkait