INFOSULSEL.COM, JAKARTA| Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (AAS) genap berusia 56 tahun pada Sabtu 27 April 2024. Ucapan selamat pun datang dari berbagai kalangan. Salah satunya dari Presiden RI terpilih Prabowo Subianto.
Prabowo bahkan mengirim sebuket bunga anggrek putih sebagai ucapan selamat ulang tahun pria kelahiran 27 April 1968 itu. Bunga anggrek putih dari Menteri Pertahanan tersebut dihiasi pita merah pada sebuah pot guci putih bercorak biru.
Ucapan selamat ulang tahun juga datang dari Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Kapolri secara khusus juga mengirimkan sebuket bunga anggrek putih disertai selebaran kertas ucapan dan doa untuk Mentan Amran.
Tak lupa terlampir doa untuk Mentan Amran. “Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan Rahmat dan Hidayah-Nya kepada bapak sekeluarga.”
Tepat di hari jadinya, Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) itu menggelar halal bihalal di rumah dinasnya di Jalan Widya Chandra V Nomor 28, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kegiatan ini merupakan rangkaian silaturahmi IKA Unhas dan seluruh alumni yang tersebar di seluruh Indonesia.
Ketua Panitia Halal Bihalal IKA Unhas, Andi Fahsar Mahdin Padjalangi juga menyampaikan ucapan yang sama.
“Kita berdoa semoga beliau sehat dan kembali menjadi Menteri di pemerintah yang akan datang. Kita bersyukur silaturahmi tetap terjaga,” katanya.
Di tempat yang sama, Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa menyampaikan terimakasih atas terselenggaranya kegiatan halal bihalal keluarga besar IKA Unhas.
Jamaluddin mengatakan, Unhas baru saja meraih predikat pertama sebagai kampus terbaik nomor satu dari sisi praktisi mengajar. Juga predikat kampus terbaik keempat dari sisi kinerja berdasarkan indikator Mendikbud.
“Begitu banyak Universitas di Indonesia, tapi Unhas berada di posisi ke 4. Bahkan untuk kerjasama Unhas nomor satu. Ini berkat dukungan dari alumni, walaupun kami masih berupaya untuk melampaui target yang lain,” katanya.
Sementara itu Andi Amran Sulaiman mengajak seluruh jajaran civitas akademika dan para alumni Unhas untuk membangun sektor pertanian secara berkelanjutan.
Sebagai tahap pertama, kata Mentan, pemerintah saat ini tengah berupaya mewujudkan swasembada untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.
“Sementara tahap selanjutnya adalah menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia. Jadi, Kalau cuma swasembada dulu kita swasembada, tetapi tahap pertama kita harus swasembada dan tahap berikutnya Indonesia harus jadi lumbung pangan dunia,” katanya. (riel)





