INFOSULSEL.COM, MAKASSAR | Sistem pembayaran parkir berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di seluruh wilayah Kota Makassar bakal dilakukan. Inilah rencana strategis Perumda Parkir Makassar yang kini dinakhodai Adi Rasyid Ali.
‘’Qris dalam pembayaran parkir di Kota Makassar adalah langkah inovatif di era digitalisasi saat ini,’’ kata Adi Rasyid Ali saat dialog interaktif di salah satu stasion radio plat merah, Jumat (25/4/2025).
Inisiatif ini bertujuan untuk memodernisasi sistem pembayaran parkir, meningkatkan transparansi transaksi, mengurangi potensi kebocoran pendapatan, serta memberikan kemudahan dan keamanan bagi pengguna jasa parkir.
“Kita harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Penggunaan QRIS akan memberikan kemudahan bagi Masyarakat. Jadi tidak perlu lagi repot mencari uang tunai. Atau kawatir uang kembalian kurang,” ujarnya.
Selain itu, sistem ini akan membuat transaksi parkir menjadi lebih tercatat dan transparan.
Transparansi dan akuntabilitas sangatlah dibutuhkan. Untuk itu dalam menjalankan roda perusahaan, ARA, sapaan mantan legislator Makassar tiga periode ini berjanji akan mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
“Laporan keuangan dan kinerja PD Parkir Makassar Raya harus transparan. Salah satunya dengan menggunakan metode qris dalam pembayaran parkir,” kata ARA.
Meski demikian, ARA menyadari implementasi sistem pembayaran berbasis QRIS tidak akan berjalan tanpa tantangan. “Akan ada banyak tantangan yang dihadapi. Itu pasti. Tapi lambat laun Masyarakat akan terbiasa,” imbuh ARA.
Implementasi sistem pembayaran QRIS menjadi salah satu fokus utama kepemimpinan ARA dalam upaya membenahi sektor perparkiran. Keberhasilan inisiatif ini akan menjadi tolok ukur kemajuan PD Parkir dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.(*/rls)





