Dua Bersaudara Atlet Muda Sulsel Bikin Bangga, Borong 2 Emas dari Kejurnas Tinju 2025

Dua kakak beradik petinju muda Sulsel, Yosafat Daniel Bryan Masihor dan Ishack Timothy R. Masihor bersama sang ayah yagng juga pelatihnya, Dufri Masihor.(FOTO : SRI/HUMAS PP PERTINA)

Pengurus cabang olahraga (Cabor) berjuang sendiri. Merogoh kantong dalam-dalam untuk membiayai seluruh keperluan atlet.  Berjuang sendiri demi mengharumkan nama Sulsel di kancah nasional, bahkan internasional.

Di sisi lain Pemprov Sulsel juga tidak punya program yang jelas terkait pembinaan dan prestasi olahraga.

Bacaan Lainnya

“Pemprov Sulsel tidak punya program jelas. Juga tidak pernah ada koordinasi. Pengurus cabor jalan sendiri. Padahal milyaran uang rakyat yang dikelolah Dispora Sulsel.  Mereka lebih banyak membiayai program yang hanya sekadar evoria dan kegiatan yang tidak terukur. Salah satunya kegiatan anti mager. Kegiatan apa itu,” ujar Sri Syahril dengan nada tinggi.

Minimnya perhatian Pemprov Sulsel bisa dilihat dari alokasi dana hibah ke KONI Sulsel.   Tahun Anggaran 2025 hanya Rp 1 miliar. “Ini KONI Provinsi, lho. KONI Kabupaten dan Kota saja hibahnya lebih besar. Ini bukti bahwa Pemprov Sulsel sama  tidak peduli dengan prestasi olahraga,” cetus Sri.

Oleh karena itu dia meminta aparat penegak hukum, Kejaksaan Tinggi dan Polda Sulsel, bahkan KPK benar-benar mengawasi penggunaan anggaran di Dispora Sulsel agar uang rakyat yang dititip kepada para pejabat di instansi tersebut benar-benar bermanfaat untuk kepentingan rakyat.

‘’Harus diawasi ketat itu Dispora. Saya menduga ada oknum pejabat yang selalu memanfaatkan anggaran untuk kepentingan pribadi,’’ ungkapnya.

Dia mengaku punya beberapa data jika APH membutuhkan. Salah satunya mark-up anggaran PON Aceh-Sumut 2024 lalu.(riel)

Yosafat Daniel Bryan Masihor, petinju muda Sulsel (sudut merah) melepaskan pukulan ke wajah lawan pada partai final kelas 46 kg Kejurnas Tinju 2025.(FOTO: SRI/HUMAS PP PERTINA)

Pos terkait