Pedagang UMKM Ketiban Rejeki di Kejurnas Tinju Sulteng 2025

Sejumlah wasit/hakim menunggu pesanan menu yang sedang diolah pedagang UMKM di sekitar venue pertandingan Kejurnas Tinju Sulteng 2025.(FOTRO: SRI/HUMAS PP PERTINA)

Ayu tak sendiri. Kali ini ia mengajak kawan-kawannya sesama pedagang UMKM di Palu untuk ikut  membuka tenant di halaman luar venue pertandingan.

Ayu bersama puluhan pedagang tergabung dalam komunitas UMKM di Palu selalu meramaikan event yang di gelar di kotanya. “Kami ada puluhan pedagang yang tergabung dalam sebuah komunitas sesame pedagang UMKM. Setiap ada event kami menggelar tenant. Hasilnya lumayan. Bisa menghidupi keluarga kami,” kata Ayu.

Bacaan Lainnya

Dia berharap di kota Palu sering-sering ada event berskala nasional. Karena itu jadi momentum bagi dia dan kawan-kawannya  mendongkrak omzet.

Harapan yang sama juga datang dari Fuad, pedagang lainnya. Lelaki berkulit gelap berdarah Arab ini berjualan aneka kopi, nasi campur dan  ayam goreng. Harganya pun terjangkau. Hanya Rp 15 – 20 ribu per porsi.

“Selama pelaksanaan Kejurnas Tinju ini Alhamdulillah pendapatan saya  bertambah,” katanya.

Atlet tinju memesan makanan ringan usai bertanding pada Kejurnas Tinju Sulteng 2025 di Kota Palu.(FOTRO: SRI/HUMAS PP PERTINA)

Pos terkait