INFOSULSEL.COM, MAKASSAR | Hanya bermain imbang 3-3 Timnas Aljazair harus mengakhiri perjuangannya di Piala Dunia 2026 dengan finis di peringkat ketiga Grup J usai melawan Austria pada laga terakhir fase grup yang berlangsung Minggu (28/6) pagi WITA.
Hasil ini memastikan Austria melaju ke babak 32 besar sebagai runner-up grup. Sementara Aljazair gagal menembus dua besar meski mampu memberikan perlawanan sengit hingga menit-menit akhir pertandingan.
Sejak awal laga, Aljazair tampil percaya diri dengan menguasai bola melalui operan-operan pendek. Namun, Austria mampu memberikan tekanan balik melalui permainan langsung. Termasuk memanfaatkan lemparan ke dalam jauh yang kerap dilakukan Phillipp Mwene untuk menciptakan ancaman di depan gawang lawan.
Aljazair sempat membangun peluang lewat umpan silang Fares Chaibi ke dalam kotak penalti. Namun, tidak ada satu pun rekan setim yang mampu menyambut bola tersebut.
Austria justru berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-28. Berawal dari umpan silang akurat David Alaba, Marko Arnautovic sukses menuntaskan peluang dengan sepakan yang mengarah ke sudut kanan bawah gawang dan membawa timnya unggul 1-0.
Aljazair nyaris menyamakan kedudukan beberapa menit kemudian melalui Rafik Belghali. Pemain tersebut memperoleh ruang tembak di dalam kotak penalti, tetapi bola hanya melenceng tipis di sisi kiri gawang.
Austria juga hampir menggandakan keunggulan ketika Konrad Laimer mendapatkan peluang emas dari jarak dekat. Namun, penyelesaiannya berhasil diamankan kiper Aljazair, Oussama Benbot.
Menjelang turun minum, Aljazair kembali memperoleh peluang melalui Fares Chaibi. Tendangan jarak menengah yang dilepaskannya membentur tiang kanan gawang sehingga gagal berbuah gol.
Gol penyeimbang akhirnya lahir sesaat sebelum babak pertama berakhir. Rafik Belghali menyelesaikan aksi individunya dengan tembakan keras dari dalam kotak penalti yang menghujam sudut kanan atas gawang tanpa mampu dihentikan Alexander Schlager. Skor berubah menjadi 1-1 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, pelatih Austria Ralf Rangnick melakukan sejumlah pergantian pemain. Florian Grillitsch masuk menggantikan Xaver Schlager, sementara Michael Gregoritsch dan Paul Wanner juga diturunkan untuk menggantikan Marko Arnautovic serta Romano Schmid.
Perubahan tersebut langsung memberikan dampak. Pada menit ke-55, Marcel Sabitzer membawa Austria kembali unggul setelah memanfaatkan umpan matang dari Konrad Laimer. Sepakan pertama Sabitzer mengarah ke sisi kanan gawang dan mengubah skor menjadi 2-1.
Keunggulan Austria hanya bertahan lima menit. Aljazair menyamakan kedudukan pada menit ke-60 melalui Riyad Mahrez yang memanfaatkan umpan Houssem Aouar di depan gawang kosong. Mahrez dengan mudah menceploskan bola untuk mengubah skor menjadi 2-2.
Pelatih Vladimir Petkovic kemudian melakukan sejumlah pergantian untuk meningkatkan daya serang timnya. Samir Chergui masuk menggantikan Rafik Belghali, Zineddine Belaid menggantikan Amine Gouiri, sementara Rayan Ait-Nouri juga diturunkan untuk menambah variasi serangan dari sisi lapangan.
Aljazair terus menekan pertahanan Austria melalui penguasaan bola dan kombinasi umpan di lini tengah. Memasuki masa injury time yang diberikan selama empat menit, mereka akhirnya berbalik unggul.
Houssem Aouar mengirim umpan matang kepada Riyad Mahrez yang mampu memenangkan duel dengan pemain bertahan sebelum melepaskan tembakan ke sudut kiri bawah gawang. Gol tersebut membawa Aljazair memimpin 3-2.
Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama. Austria berhasil menyamakan skor pada detik-detik terakhir pertandingan. Michael Gregoritsch mengirim umpan silang ke arah Sasa Kalajdzic yang menyambutnya dengan sundulan dan mengarahkan bola melewati Oussama Benbot. Skor kembali imbang menjadi 3-3. Setelah gol tersebut, wasit meniup peluit panjang sebagai tanda berakhirnya pertandingan. Hasil imbang 3-3 membuat Austria mengamankan posisi runner-up Grup J, sementara Aljazair harus puas mengakhiri turnamen di peringkat ketiga. (riel)





