INFOSULSEL.COM, MAKASSAR | Suasana duka menyelimuti bangunan berlantai dua bercat putih di Jalan Kakaktua 2, Makassar. Rumah itu diam membisu. Seolah ikut meratapi sang tuan rumah yang kini terbaring kaku.
Andi Erwin Hatta Sulolipu telah berpulang. Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Makassar itu menghembuskan napas terakhirnya di Jakarta akibat serangan jantung, Rabu (12/8/2026).
Kepergian sosok yang akrab disapa Andi Erwin ini tak sekadar meninggalkan duka bagi keluarga besar Pemuda Pancasila. Tetapi juga menyisakan ruang hampa pada peta kepemudaan dan politik lokal Makassar.
Tokoh senior Pemuda Pancasila, A. Reza Ali, tak mampu menyembunyikan rasa kagetnya. Mantan Ketua MPW PP Sulsel itu mengenang momen sederhana pekan lalu saat mereka masih duduk melingkar. Menikmati cangkir aroma kopi di sebuah warung kopi di Jalan Lagaligo. Di warkop ini Andi Erwin sering mampir menyeruput kopi bersama koleganya.
”Saya benar-benar kaget. Katanya beliau meninggal karena serangan jantung,” tutur Reza Ali dengan suara berat saat ditemui di Cafe Ombak, Jalan Ujungpandang.
Hal senada dirasakan Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila ST Diza Rasyid Ali. Di mata ibu dua anak ini Andi Erwin Hatta adalah kader yang sangat loyal dan berdedikasi tinggi.
‘’Bagi saya, Erwin hatta bukan sekadar pemimpin organisasi, melainkan penyeimbang dan perangkul lintas generasi,” kenang mantan manager persija Jakarta dan PSM Makassar ini.
Di balik riuk-pikuk pengabdian organisasinya, ada getir yang terselip di rumah duka. Putri sulungnya, Andi Annisa Aprilia, baru saja melangsungkan prosesi lamaran (Mappettuada) bersama kekasihnya, Andi Muh Syahrul Syamsul, pada 6 Agustus lalu.
Tapi takdir berkata lain; rencana bahagia itu berganti haru. Pihak keluarga memutuskan mempercepat prosesi ijab kabul, yang diselenggarakan tepat di depan jenazah sang ayah sebelum almarhum diantarkan ke peristirahatan terakhirnya di Taman Pemakaman Umum (TPU) Panaikang , Kamis siang (13/8/2026).
Kenangan hangat juga membekas di benak Sekretaris MPW PP Sulsel sekaligus anggota DPRD Kota Makassar, Tri Sulkarnain Ahmad. Bagi Tri, suami dari Ketua DPC PDI Perjuangan Makassar, Andi Suhada Sappaile, ini adalah tempat berteduh, bertanya, dan mencari jalan keluar atas tiap persoalan para kader Pemdua Pancasila.
Ungkapan duka mengalir tanpa henti dari berbagai kalangan. Mantan Wali Kota Makassar dua periode, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto, mengungkapkan duka mendalam atas kepergian figur yang terpilih secara aklamasi memimpin Pemuda Pancasila Makassar untuk periode keempat pada Muscab IX tahun 2023 lalu tersebut.
”Engkau telah membuktikan menjadi sahabat sejati. Sahabat di kala senang maupun susah. Selamat jalan, saudaraku,” tulis Danny penuh haru.
Kini riuh diskusi dan dinamika organisasi yang biasa dihidupkan oleh kehadiran almarhum mendadak hening. Namun, jejak kepemimpinan, kerendahan hati, dan dedikasi Andi Erwin Hatta akan tetap tertanam kuat di tanah Daeng. Selamat jalan Puang Andi Erwin Hatta.(Sri Syahril)





