Inggris andalkan Kane dan Bellingham
Perjalanan Inggris menuju semifinal tidak selalu mudah. Sebelum mencapai empat besar, tim asuhan Thomas Tuchel ini harus melewati RD Kongo dan Norwegia. Harry Kane menjadi andalan di lini depan dengan koleksi enam gol. Sementara Jude Bellingham sedang berada dalam performa terbaik. Terakhir dia mencetak dua gol untuk menyingkirkan Norwegia.
Inggris dipastikan kehilangan Jarell Quansah yang menjalani skorsing serta Jordan Henderson karena cedera. Namun, Declan Rice dikabarkan sudah pulih dan siap kembali mengisi lini tengah bersama Elliot Anderson.
Di lini depan, Tuchel diperkirakan tetap mengandalkan kombinasi Bukayo Saka, Jude Bellingham, Anthony Gordon, dan Harry Kane untuk membongkar pertahanan Argentina.
Meski tampil cukup produktif, lini belakang Inggris masih menjadi perhatian setelah beberapa kali kehilangan konsentrasi sepanjang turnamen.
Argentina Andalkan Messi
Argentina bertumpu pada Messi Argentina datang ke semifinal dengan status juara bertahan sekaligus mencatat 13 kemenangan beruntun sejak September tahun lalu.
Meski demikian, perjalanan La Albiceleste menuju empat besar juga tidak mudah. Mereka sempat dipaksa bermain hingga babak tambahan saat menghadapi Cape Verde dan Swiss. Bahkan harus bangkit dari ketertinggalan 0-2 untuk menyingkirkan Mesir di babak 16 besar.
Lionel Messi tetap menjadi tumpuan utama dengan koleksi delapan gol sepanjang turnamen. Kapten Argentina itu diperkirakan akan didampingi Julian Alvarez di lini depan. Sementara lini tengah diisi Leandro Paredes, Rodrigo De Paul, Enzo Fernandez, dan Alexis Mac Allister.
Pengalaman sebagai juara bertahan menjadi modal besar bagi tim asuhan Lionel Scaloni dalam menghadapi laga besar seperti semifinal. Jika melihat performa sepanjang turnamen, Argentina sedikit lebih difavoritkan. Ini berkat pengalaman tampil di laga-laga besar. Ketajaman Lionel Messi, serta mental juara mereka sudah teruji.
Tetapi, Timnas Inggris memiliki peluang yang sama besar apabila Harry Kane dan Jude Bellingham mampu tampil efektif. Dengan kualitas yang dimiliki kedua tim, duel Inggris vs Argentina di Atlanta diprediksi berlangsung ketat. Bisa saja ditentukan hingga babak perpanjangan waktu atau adu penalti.(riel)






