Di Balik Syukuran 71 Tahun Reza Ali jadi Panggung Reuni Lintas Kekuatan di Makassar

Ketua DPD Partai Golkar Sulsel Ilham Arief Sirajuddin menghadiahi kue ultah berlilin '17' di ultah A Reza Ali ke-71, Sabtu malam 10 Oktober 2026 di Cafe Ombak.(FOTO: SRI SYAHRIL)

Meski berbeda bendera partai — Golkar dan Demokrat — hubungan Reza Ali dan Ilham Arief Sirajuddin dikenal seperti saudara kandung. Tak terpisahkan. Aco disambut langsung oleh Reza Ali bersama para saudara dan putranya, Harpen Reza Ali.

Usai meniup lilin angka ’17’ yang terbalik itu, Aco menyerahkan kado misterius dalam tas biru berisi kotak merah yang terbungkus rapi.

Bacaan Lainnya

“Kado untuk Pak Reza apa, Pak?” tanya wartawan.

“Rahasia,” jawab Aco sambil tertawa.

Panggung Lintas Partai

Aco kemudian bergabung di satu meja. Di sana ada Sekprov Sulsel yang baru saja purna tugas setelah 40 tahun mengabdi sebagai pamong, Jufri Rahman, serta Rahmatika Dewi. Juga ada Direktur PD Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali dan istri, Irmawati Zainuddin dari Fraksi Partai Golkar. Di meja itulah politik Sulsel benar-benar cair. Jufri Rahman dan Ilham Arief Sirajuddin bahkan sempat didaulat menyanyikan beberapa lagu. Menambah hangat malam Minggu itu.

Syukuran Reza Ali yang diakui hanya mengundang keluarga dekat dan sahabat, pada akhirnya menjelma menjadi forum silaturahmi lintas partai, lintas generasi, dan lintas kekuatan. Dari Demokrat, Golkar, NasDem, hingga Gerindra.

Di usia 71 tahun, Reza Ali membuktikan bahwa modal sosial dan persahabatan yang dirawat sejak kecil jauh lebih abadi daripada sekat-sekat politik praktis. (Sri Syahril)

A. Reza Ali memberi suapan persahabatan kepada sahabatnya, Gunadi, seorang pengusaha besar di Makassar. (FOTO: SRI SYAHRIL)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan