INFOSULSEL.com, MAKASSAR—Pro Duta FC memutuskan mundur dari Kompetisi Sepakbola Liga 2- 2017. Keputusan itu resmi dilakukan sejak Rabu (26/7/2017). Surat pengunduran sudah dilayangkan ke PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga Indonesia.
Bukan tanpa alasan klub yang bermarkas di Stadion Cendrawasih, Cengkareng, Jakarta Barat itu mundur dari kompetisi. Ada dua alasan mendasar, yakni lingkungan kompetisi yang tidak kondusif dan kompetisi yang tidak jelas sehingga biaya operasional menjadi sia-sia.
Perwakilan Pro Duta yang diwakili sekretaris umumnya, Belinda Siahaan dan pelatih Ansyari Lubis telah menghadap ke Komdis PSSI, Kamis (27/7/2017). Namun, belum ada keputusan yang dikeluarkan oleh Komdis PSSI.
Chief Operating Officer PT LIB, Tigor Shalomboboy, mengakui telah menerima keputusan mundur Pro Duta. ‘’Hal-hal yang terkait keputusan mundur itu diatur dalam regulasi dan semua pertandingan yang melibatkan Pro Duta dihapuskan,” jelas Tigor, Jumat (28/7/2017) malam, saat dihubungi INFOSULSEL.com.
Menurut Tigor, manajemen Pro Duta wajib mengembalikan semua kontribusi yang sudah kami berikan oleh PT LIB.
‘’Terkait status mereka sebagai peserta kompetisi, kami akan merekomendasikan permasalahan ini untuk dibawa ke Komisi Disiplin PSSI. Jadi, nanti PSSI yang akan memutuskan akan didegradasi untuk berapa tingkat kompetisi, satu, dua, atau mungkin tiga tingkat. Hal ini karena menyangkut masalah fair play,” papar Togor.
Di Liga 2, Pro Duta tergabung di grup 1 bersama PSMS Medan, PSPS Pekan baru. Persiraja Banda Aceh, PS Timah Babel, 757 Kepri Jaya, PSBL Langsa, dan Persih Tembilahan.
Saat mundur dari kompetisi Pro Duta berada di urutan ke tujuh klasemen sementara dengan lima poin dari delapan partai yang sudah dilakoni. Hasil dari satu kali menang, lima kali kalah dan dua kali seri. PSMS Medan di urutan pertama dengan 17 poin dan Persih Tembilahan di dasar klasemen dengan tiga poin.(ril)





