Tiga Atlet Muda MPI Sulsel Berprestasi di Kejuaraan Asia 2026
INFOSULSEL.COM, MAKASSAR | Tampil di partai final Kejuaraan Asian Modern Pentathlon Championships (AMPC) 2026, tiga atlet putra dan putri Modern Pentathlon Indonesia (MPI) Sulawesi Selatan (Sulsel) mampu meraih prestasi membanggakan. Dua di antaranya mengalahkan China Taipei yang memiliki postur tubuh lebih tinggi.
Ketiga atlet Sulsel itu adalah Muh Aldo Raditya, Syafwan Fajar Syah dan Nadira Putri Halisa. Di nomor pertandingan kategori U-17 Muh Aldo dan Syafwan Fajar meraih medali perak setelah mengalahkan China Taipe. Namun tertinggal hanya sepersekian detik dari wakil Kazakshtan. Sementara Nadira Putri yang turun di kategori U-17 putri harus puas di urutan kedua. Juara 1 dan 2 ditempati Kazakshtan dan Uzbekistan.
Ketiga atlet Sulsel bertarung di partai final pada Sabtu (16/5/2026). Kejuaraan AMPC 2026 ini berlangsung di Markas Akademi Angkatan Udara (AAU) Jogyakarta 11 -18 Mei 2026.
Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) MPI Sulsel ST. Diza Rasyid Ali mengaku bangga tapi kecewa. Bangga karena atekt binanaya meraih prestasi membanggakan tapi kecewa karena dia harus berjuang sendiri tanpa campur tangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel.
Diza menyebut ketiga atletnya ini merupakan atlet-atlet pilihan yang punya kemampuan di atas rata-rata.”Ketiga atlet Sulsel ini punya kemampuan hebat. Mereka dipilih bukan hanya dinilai dari catatan waktu, skor, atau teknik bermain, tetapi juga harus memiliki fisik prima dan mental yang tangguh untuk bersaing di level tertinggi,” jelas Diza Ali di Jogyakarta, Minggu (17/5/2026).
Diza megaku untuk persiapan mengikuti Kejuaraan Asia 2026 ini dia benar-benar mempersiapkan atletnya sejak akhir 2025 lalu yang tentu saja menghabiskan biaya secara mandiri yang cukup besar.
“Selain persiapan yang cukup, atlet Sulsel juga menjalani beban latihan yang cukup ekstrem. Selain itu mereka yang dipilih adalah atlet-atlet yang memiliki dedikasi tinggi, kemampuan bekerja sama dalam tim (jika beregu), dan punya mental petarung,” katanya.
Meski atlet-atlet binannya selama ini sering mengukir prestasi hingga level internasional namun Diza juga mengaku kecewa. Pasalnya selama ini dia sama sekali tak pernah merasakan bantuan dari Pemprov Sulsel. Selama empat tahun lebih, Diza yang juga Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Sulsel ini harus mengeluarkan uang pribadi yang jumlahnya milyaran.
“Saya bingung dengan Pemprov Sulsel ini. Mereka sama sekali tutup mata dengan prestasi yang sudah diukir oleh para atlet Sulsel. Orang sudah berprestasi koq tidak diapresiasi. Kemana itu milyaran anggaran di Dispora Sulsel,” pekik Diza dengan penuh tandatangan.
“Apa perlu kami minta KPK , Kejaksaan atau APH lainnya memeriksa penggunaan anggaran di Dispora? Orang berprestasi koq sama sekali tidak diapresiasi,” cetus Diza Ali.(riel)





