Pemkot Makassar Didesak Maksimalkan Seluruh Perda

INFOSULSEL.com, MAKASSAR-– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Makassar kembali mengingatkan pemerintah akan sejumlah Peraturan Daerah (Perda) yang belum berjalan secara maksimal dan terkesan terbengkalai.

Ketua Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan, Abdi Asmara mengungkapkan banyak Perda yang dikeluarkan oleh pemerintah kota tidak berjalan, bahkan diantaranya masih ada yang belum diperkuat dengan petunjuk teknis berupa peraturan wali kota(Perwali).

Bacaan Lainnya

Kondisi tersebut sangat disayangkan oleh Abdi, sebab menurutnya keluarnya Perda tersebut memakai anggaran yang nilainya tidak sedikit,”Perda itu kan dibahasa bersama di legislatif, artinya bukan hanya anggaran yang keluar sia-sia tetapi juga tenaga kita,”tuturnya.

Abdi memberi contoh, pada tahun 2009 lalu pemerintah kota membuat aturan untuk menghilangkan gudang dalam kota. Namun, aturan tersebut tidak disertai dengan tindakan. sebaliknya gudang-gudang dalam kota semakin menjamur. Sementara pemerintah kota tidak bisa berbuat sesuatu.

Tidak hanya itu, Perda Pendidikan baca tulis Al Quran Nomor 1 tahun 2012, dan Perda Pemberdayaan Pasar Tradisional dan Penataan Pasar Modern di Kota Makassar, Perda No 2 tahun 2008 tentang pembinaan anak jalanan dan sejumlah peraturan daerah lainnya pun dinilai tidak efektif.

”Perda yang sudah disahkan butuh waktu minimal setahun setelah dikeluarkan sudah harus ada Perwalinya. Ini juga yang jadi penyebab mengapa banyak Perda yang mandul,”tegasnya.

Legislator lainnya, Andi Pahlevi yang sekarang menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi C mengaku, pemerintah mestinya terus mengupapayakan adanya penegakan Perda yang telah digodok bersama dengan lesgilatif.

Dengan berkordinasi dan bererja sama dengan setiap SKPD yang terkait di dalamnya,” Masalah ini sudah berulang kali dewan soroti, namun pemerintah sepertinya tetap abai dan tidak mengindahkannya.”jelasnya.

 

Penulis : Marul
Editor : Anwar

Pos terkait