Resmi Dilantik Sebagai Ketua Pertina Sulsel, Ini Janji ARA 

Ketua Pertina Sulsel, Adi Rasyid Ali, SE mengibarkan bedera Peetina saat dilantik oleh Sekjen PP Pertina,Shelly Selowati HS Miranda.(foto: ril)

INFOSULSEL.com, MAKASSAR— Adi Rasyid Ali, SE resmi dilantik menjadi Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pengprov Pertina) Sulawesi Selatan (Sulsel) Periode 2017-2021, Sabtu (29/7/2017), siang.

Bersama puluhan pengurus Pertina Sulsel lainnya ARA, sapaanya, dilantik oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Pusat Pertina, Shelly Selowati HS Miranda di Baruga Anging Mammiri.  Dalam sambutannya adik  kandung mantan Ketua Pengurus Pusat (PP) Pertina, Reza Ali ini berjanji akan membawa Pertina Sulsel jauh lebih baik dari pengurus sebelumnya.

‘’Di Sulsel ini banyak petinju hebat. Tapi kenapa mereka keluar membela provinsi lain. Ada yang ke Papua, Kalimantan dan beberapa daerah lainnya. Ada apa ini,” tanya ARA.

Karena itu dikepengurusannya Wakil Ketua DPRD Kota Makassar ini berjanji akan mengembangkan potensi atlet tinju di Sulsel.  ‘’Sasana tinju harus jauh lebih banyak dari yang ada sekarang. Untuk mewujudkan lahirnya atlet berbakat harus banyak melakukan kejuaraan agar betul-betul lahir petinju berkualitas,” kata Ketua DPD Partai Demokrat Kota Makasar ini.

Prestasi tinju Sulsel empat tahun terakhir ini memang menurun. Di PON XIX 2016 Jawa Barat Sulsel hanya meraih satu emas. Sementara di PON XVIII 2012 Riau, Sulsel meraih dua medali, satu  emas dari kelas 75 Kg dan satu lagi perunggu yang diraih Erico Amanupunyo di kelas 64 Kg.

Sejak terpilih pada Musprov Pertina Sulsel, 13 Mei 2017 dan menerima SK dari PP Pertina pertengahan Juni lalu, ARA yang menguburkan ambisi petahana, Ryan Latif yang ikut maju di Musprov Pertina, langsung bergerak cepat.  Diantaranya mengutus petinjunya ke Kejurnas Kapolri Cup di Jambi 17-22 Juli. Hasilnya, satu dari tiga petinju Sulsel meraih medali perak yakni Blasius Kuruop yang turun di kelas 64 Kg.

Petinju berpangkat Prajurit Kepala (Praka) yang bertugas di Batalyon Armed Kodam XIV Hasanuddin itu kalah angka dari petinju eks Pelatnas dari utusan TNI Angkatan Udara, Michael Manopo. Sementara dua petinju junior lainnya, Joshua Holy Mashior (kelas 49 Kg), dan petinju putri yang turun di kelas 48 Kg, Hindriawati Haer, belum mampu berprestasi.

“Alhamdulillah kita berhasil meraih medali perak di Kejurnas Kapolri Cup di Jambi yang diikuti 156 petinju se-Indonesia,” kata Wakil Ketua DPRD Makassar itu.

Ia bertekad akan mengembangkan tinju Sulsel ke depan. “Itu akan menjadi pekerjaan rumah bagi kami di pengurusan Pertina Sulsel periode ini,” ucap ARA.

Sementara itu, Danny Pomanto sangat mengapresiasi kepengurusan Pertina Sulsel yang dikomandoi ARA. ‘’Saya kenal ARA dari dulu. Dia mantan atlet di cabang lain. Orangnya sangat hobby olahraga. Sekarang dia Ketua Pertina. Saya yakin di tangannya Pertina ini ke depan akan jauh lebih maju,” ujar Danny Pomanto yang disambut aplous seisi ruangan.

Karena itu Danny Pomanto meminta agar pengurus dan para atlet serius berlatih. “Semua atlet dan pengurus harus bersyukur mendapat sosok Ketua Pertina seperti ARA. Karena itu mari kita sama-sama mendukung programnya ke depan agar dua kali tambah baik,” ucap walikota berlatar belakang arsitek ini.

Pada kesempatan itu Danny Pomanto juga menyerahkan bonus kepada peraih medali perak di Kapolri Cup, Blasius dan dua pelatih yang mendampingi, Alberth Lala’ar dan Firmanto Muis.

 

Pos terkait