INFOSULSEL,com, BANGKALAN– PSM Makasar memang berstatus tuan rumah kala menghadapi Madura united (MU) pada pekan terakhir putaran pertama Liga 1, 2017. Meski begitu skuad Robert Alberts tetap membidik tiga poin di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (29/7/2017).
“Kekalahan dari Bali United sudah kami lupakan. Saatnya menatap pertandingan berikutnya. Apalagi di Bali kami sudah melakukan persiapan yang sangat matang selama sepekan. Motivasi dan semangat kami, pun kini semakin berlipat,” ujar Syamsul BaChaeruddin pada sesi jumpa media di Bangkalan, Jumat (28/7/2017).
Di sisi lain pelatrih PSM, Robert Alberts mengungkapkan, skuadnya akan bermain ofensif untuk menekuk MU di depan publiknya sendiri. Sebab kemenangan atas anak asuh Gomes de Oliveira akan mengembalikan pamor Juku Eja sebagai salah satu kandidat juara Liga 1.
“PSM dan Madura United saling kejar poin sampai pekan ke-14. Memang tidak mudah mengalahkan Madura United di kandangnya. Tapi, seperti tim lain, PSM tetap berpeluang melakukannya,” tegas Robert.
Robert mengenyampingkan fakta penampilan PSM saat melakoni laga tandang tidak sebaik dibandingkan ketika mereka menjamu lawan di Stadion Andi Mattalatta Mattoangin.
Pada 8 partai tandang, PSM tercatat hanya sekali menang, tiga seri dan empat kali kalah. Terakhir Juku Eja dilibas tiga gol tanpa balas oleh Bali United pada pekan ke-15 di Stadion Kapten I Wayan Diptra.
“Saya selalu ingatkan kepada pemain bahwa hasil sebelumnya adalah masa lalu. Jadi lebih baik kami menatap pertandingan selanjutnya untuk meraih hasil yang lebih baik,” kata Robert.
Syamsul berharap wasit Annas Apriliandi yang akan memimpin laga nanti berlaku fair dan jeli mengambil keputusan.
“Saya yakin, seperti PSM, Madura United juga ingin tampil menarik dan menghibur penonton. Biarlah hasil akhir ditentukan oleh permainan kedua tim di lapangan. Kami berharap tidak ada faktor non teknis yang dapat merusak pertandingan nanti,” pesan eks gelandang Timnas indonesia ini.(ril)





