INFOSULSEL.COM, MAKASSAR– Komisi B Bidang Pendapatan Daerah DPRD Makassar geram atas ketidak hadiran Direktur Utama (Dirut) PDAM Kota, Haris Yasin Limpo menghadir rapat monitoring evaluasi (Monev) Triwulan II 2017.
Ketua Komisi B, M Yunus yang memimpin jalannya rapat langsung membatlkan agenda monev itu. Ketua Partai Hanura Makassa itu, tidak menerima jika Dirut hanya diwakili oleh staf.
“Bagaimana kita mau evaluasi kinerja Dirut PDAM kalau yang bersangkutan tidak hadir, semua masalah yang ada di PDAM itu harus diketahui dan dirut yang paling kompoten memberikan penjelasan kepada kami di dewan,” kata Yunus dengan nada kesal saat dikonfomimasi, Kamis (3/8/2017).
Yunus menambahkan rapat itu juga bertujuan untuk mengetahui sejauh mana serapan anggarannya dan membantu perusda didalam memperbaiki laporan keuangannya. Termasuk, masalah yang selama ini dialami yang dapat mengganggu pelayanan kepada masyarakat,” paparnya.
“Bawahan itu tidak dapat mengambil kesimpulan, bahkan tidak mengetahui secara menyeleruh yang ada.” tambah Yunus.
atas ketidak hadiran adik Kandung Gubernur Sulsel itu, Yunus berjanji akan merekomendasikan ke Wali Kota Makassar agar pimpinan PDAM di copot. “Kita akan minta Pak Wali untuk evaluasi pimpinan PDAM kota Makassar, Sebab ini sudah sangat keterlaluan,” tutup Yunus.
sementara itu, Direktur PDAM Kota Makassar, Haris Yasin Limo yang dikonfirmasi terpisah atas ketidak hadirannya dalam monev tidak dapat dihubungi.
Penulis : Wawan
Editor : Anwar





