Menjelang Pilkades, Dewan Desak Panitia Lakukan Sosialisasi Penggunaan Sistem E-Voting

INFOSULSEL.COM, BANTAENG- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bantaeng mendesak seluruh panitia pemilihan kepala desa (Pilkades)  untuk terus mensosialisaskan kepada masyarakat tata cara menggunakan aplikasi E-voting  pada Pilkades serentak  25 desa yang berlangsung 11 Oktober 2017 mendatang.

Menurut Legislator Bantaeng, Muhammad Asry  mengatakan pilkades  secara serentak ini kembali memakai E-voting, penggunaan  ini merupakan tahap kedua yang di lakukan di Kabupaten Bantaeng  setelah di terapkan pada 2015 lalu dengan sembilan  desa sebagai tahap percobaan.

Bacaan Lainnya

“saya tidak menginginkan lagi terdapat calon kades mendatangi kami mempertanyakan sistem penggunaan  e-voting , bahkan saat itu ada  yang mendatangi kami meminta agar cara itu dihilangkan saja,”kata M Asry.

dia melanjutkan, proses E-Voting pada 2015 lalu sangat berhasil, sebab sembilan desa yang pernah dilakukan tahap uji coba telah berhasil dan tidak ada kendala dan serta tidak terdapat juga keluhan yang berlebihan dari masyarakat setelah setelah pemelihan. dia juga berharap, kejadian itu kembali terulang pada 11 Oktober mendatang yakni pada pemilihan klepalaa desa serentak yang berjumlah 25 desa.

“sosialisasi haru dilakukan dengan massif agara masyarakat betul-betul paham apa itu e-voting dan bagaimna cara penggunaannya, karna e-voting merupakan alat percobaan, dan satu-satunya daerah se indonesia hanya di Kabupaten Bantaeng. adapun alat yang dipakai tidak bisa di otak atik karna menggunakan teknologi canggi dari BPPT yang bermitra langsung dengan Pemda. Jelasnya.

kendati demikian, dia tetap meminta agar panitia pilkades turun sosialisasi ke tiap dusun dan di dampingi oleh Pemberdayaan masyarakat dan desa (PMD). “Supaya tidak ada lagi masyarakat yang mengatakan saya tidak tahu memilih memakai alat e-voting, Kita sudah atur jadwal untuk turun sosialisasi bahkan ada yang sedang berlangsung ini hari, jadi masyarakat tidak ada lagi alasan untuk tidak mengetahui. Kata Kepala bidan pemdes. Ibu harmoni saat di temui di ruang kerjanya

25 desa di kabupaten bantaeng dan 7 kecamatan ikut pemelihan serentak yang ikut pemilihan serentak yaitu
Bonto jai, bonto loe, bonto salluang, mappilawing, pa’bumbungan, mamampang, parang loe, kampala, pa’bentengan, nipa-nipa, papan loe, lumpangan, kayu loe, Bonto bulaeng, bonto majannang, bonto maccini, bonto tiro, Bonto rannu Bonto Daeng Bonto Lojong, tombolo kaloling, bonto-bontoa, pattalassang, dan balumbung.⁠⁠⁠⁠

 

 

Penulis : Vina

Editor : Anwar

Pos terkait