Warga Bartim Nyatakan Mendukung DP di Pilwali 2018

Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto disambut ribuan warga Barabarayya Timur (Bartim) Senin (28/8/2017) malam.(FOTO: ARIL)

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR–Warga Kelurahan Bara-Baraya Timur (Bartim) kecamatan Makassar menyatakan kebulatan tekad mendukung serta menginginkan kembali Moh Ramdhan Pomanto menjadi walikota Makassar periode 2018-2023.

Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto didampingi Wakil Ketua DPRD kota Makassar Adi Rasyid Ali foto bersama para tokoh masyarakat Barabarayya Timur (Bartim) pada pesta rakyat HUT RI ke-72 di Jalan Abubakar Lambogo, Senin (28/8/2017) malam.(FOTO: ARIL)

Pernyataan dukungan dari enam RW itu di bacakan di hadapan Walikota Makassar Danny Pomanto saat menghadiri pesta rakyat warga Kelurahan Bartim, Kecamatan Makassar di Jl Abubakar Lambogo, Selasa (29/8/2017) malam.

Bacaan Lainnya

Pernyatan sikap warga Bartim ini membuat Danny Pomanto terharu. Mata walikota berlatar belakang arsitek ini berkaca-kaca. Dalam kondisi kelelahan setelah menghadiri sejumlah agenda sejak pagi hingga malam hari, DP masih menyempatkan hadir, meski agak terlambat.

Di hadapan sekitar 1000-an warga yang mengelu-elukannya, DP menyampaikan ucapan terimakasihnya atas dukungan dan sikap masyarakat Makassar, khusunya masyarakat Bartim yang kembali menginginkannya menjadi pemimpin di ibukota Provinsi Sulawesi Selatan ini.

‘’Saya berterima kasih kepada masyarakat Bartim atas pernyataan dukungannya tadi. Saya berjanji, Insya Allah saya tidak pakasiriki (bikin malu) dan mengecewakan kita semua.  Dukungan semua warga Makassar ini akan menambah motivasi saya untuk kembali bekerja dan menduakali lipatkan Makassar lebih baik lagi,” tegas Danny Pomanto yang disambut teriakan oppoki dari warga.

DP menjelaskan selama tiga tahun memimpin Makassar, banyak orang yang mengatakan Makassar banyak kemajuan yang cukup berarti. “Banyak hal baru yang belum pernah dicapai,  Alhamdulillah kini telah kita capai. Banyak sejarah baru kita ukir bersama-sama. Tiga kali adipura berturut-turut. Itu tandanya tiap tahun kita diakui sebagai kota bersih,” ujar Danny, berapi-api.

Menurut Danny, ini berarti ada kebangkitan budaya yang baru di Makassar. “Itu kerja kita semua.  Insya Allah ini jadi kerja kita tiap tahun,” katanya.

Danny juga mengungkapkan kebersihan Makassar tidak hanya diakui oleh Pemerintah Indonesia, tapi juga di dunia.  ‘’Bukti kerja-kerja kita juga diakui dunia, khususnya negara-negara Asean. Buktinya, pada 12 September nanti Makassar kembali akan meraih penghargaan Adipura tingkat Asean,” tegas Danny.

Selain itu Makassar juga dua kali berturut-turut meraih predikat WTP dan Top inovasi  dimana hanya sedikit dari 580 kota di Indonesia yang meraih predikat ini.

Hal yang lain yang membanggakan yakni Makassar diakui oleh Kementrian dalam Negeri (Kemendagri) sebagai Kota Berkinerja Terbaik atau Tertinggi Nasional. Makassar malah mengungguli sembilan kota besar lainnya di Indonesia yakni Surabaya di urutan kedua dan  Bandung di peringkat ke enam.

Penghargaan ini didasarkan atas penilaian terbaik dalam Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EKPPD) tahun 2016 terhadap Laporan Pertanggungjawaban Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) 2016 yang dilakukan oleh Kemendagri RI dan BPKP.

Alhamdulillah. Tidak ada yang tidak mungkin jika kita bekerja bersama-sama. Berkat dukungan masyarakat, dan perangkat daerah prestasi ini dapat diraih oleh Pemerintah Kota Makassar,” kata Danny Pomanto.

Untuk diketahui, Kota Makassar berhasil menduduki posisi pertama dari 10 nominator Kota Berkinerja Terbaik/ Tertinggi Nasional dengan skor sebesar 3.3992, mengalahkan Surabaya dengan skor 3.3732, Samarinda (3.3495), Mojokerto (3.3407), Gorontalo (3.3139), Bandung (3.3040), Depok (3.2908), Banjar (3.2809), Bontang (3.2802), dan Sukabumi (3.2593).

Danny memaparkan dari 580 kota di Indonesia, Makassar meraih peringkat pertama Inovasi Administrasi Negara (Inogara). “Ini bukan kebetulan. Sebab yang menilai adalah Lembaga Administrasi Negara (LAN), lembaga yang  bukan lembaga ecek-ecek,” katanya.

Karena itu ia meminta kepada seluruh masyarakat Makassar agar apa yang telah dicapai sampai kepuncak jangan mundur kembali. “Makanya ada istilah Makasar jangan mundur lagi,” ujarnya.

Turut hadir dalam kesempatan itu, wakil ketua DPRD kota Makassar, Adi Rasyid Ali, Kepala Kesbangpol kota Makassar Andi Rompegading Patiroy, Camat Makassar,  H. Rully, Kapolsek Makassar, Kompol Saiful Alam dan seluruh lurah se kecamatan Makassar serta ribuan tokoh masyarakat kelurahan Bartim.

Penulis : Wawan

Editor : Aril

Pos terkait