INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Kabar Bakal Calon (Balon) Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang (AAN) telah resmi menggandeng istri mantan Walikota Makassar, Aliyah Mustika Ilham (AMI), ternyata hanya isapan jempol belaka.
Kabar itu pun dibantah Anggota DPR RI Fraksi Demokrat ini. Hal tersebut ditegaskan Aliyah kepada INFOSULSEL.COM saat dikonfirmasi di Sekretariat DPD Demokrat Sulsel, Sabtu (9/9/2017).
“Sah dalam artian apa dulu. Itu kan menurut dia. Saya ini kader partai. Saya harus tunduk pada perintah dan mekanisme partai. Untuk persoalan Pilgub tentu saya harus kembalikan ke partai dong,” tegas Aliyah yang ditemui di Sekretariat DPD Demokrat Sulsel, Sabtu (9/9/2017).
Hal senada dikatakan Ketua DPD Demokrat Sulsel, Ni’matulla. Menurutnya, hal itu sah-sah saja. Selain DPP Demokrat memang mendorong kadernya untuk bersosialisasi kepada masyarakat. Tapi, ia juga menegaskan, partainya hingga hari ini masih menjalani mekanisme penjaringan bakal calon.
“Silakan saja. Kita tidak ada soal jika ada kader Demokrat yang melakukan sosialisasi. Termasuk Ibu Aliyah dan Pak Agus. Soal paket belum ada ketetapan resmi dari partai,” ungkap beberapa waktu lalu.
Ulla, sapaanya menegaskan, soal usungan di Pilgub Sulsel, Wakil Ketua DPRD Sulsel ini menyerahkan sepenuhnya keputusan tersebut kepada DPP Demokrat. Sebab, pilgub dianggap sebagai ranah utama DPP untuk menentukan jagoan Demokrat di kontestasi politik ke depan.
Di Pilgub Sulsel selain Aliyah, Ulla dan Andi Nurpati yang sama-sama kader Demokrat, juga berniat maju di Pilgub Sulsel. Ketiga juga telah mendaftar di partainya sebagai prasyarat agar dapat diusung.
“Saya masih optimis maju di Pilgub. Saya juga intens sosialisasi. Jadi biarkan saja saja dulu berjalan. Kita lihat nanti akhirnya,” kata Ulla.
Peluang Ahus ke bursa kontestan Pilgub Sulsel 2018 bisa berjalan mulus jika wakil gubernur Sulsel dua periode ini bisa menggaet salah satu kader Demokrat.
Agus sudah menggenggam 4 kursi (PKB dan PBB). Sisa menunggu tiket dari Partai Gerindra. Apalagi Agus tak lain adalah kader Gerindra.
[contact-form][contact-field label=”Nama” type=”name” required=”true” /][contact-field label=”Surel” type=”email” required=”true” /][contact-field label=”Situs web” type=”url” /][contact-field label=”Pesan” type=”textarea” /][/contact-form]
Jika koalisi Gerindra dan Demokrat terjadi, maka pasangan Agus telah menggenggam 26 kursi di DPRD Sulsel. Jumlah ini sudah melebihi syarat mengusung pasangan calon di Pilgub Sulsel.
Partai Demokrat bisa saja bergabung dan mendorong salah satu kader terbaiknya. Diantaranya Ni’matullah, Aliyah atau Andi Nurpati. Sementara Gerindra akan sangat memperhitungkan keuntungan bagi Prabowo di Pilpres. Tapi, jika salah memilih, maka akan berpengaruh besar pada masa depan peluang Prabowo di Pilpres, khususnya di Sulsel.
Penulis : Wawan
Editor : Aril





