JK Minta Setnov Diganti Kader Golkar yang Bersih

Wapres Jusuf Kalla secara simbolis menutup Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar, di Balai Sidang Jakarta, Senin (25/1). Partai Golkar secara resmi mendeklarasikan untuk mendukung pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla dalam segala bidang untuk kesejahteraan rakyat sesuai dengan konstitusi dan Undang-Undang Dasar 1945. ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma/aww/16.

INFOSULSEL.COM, JAKARTA — DPP Partai Golkar sudah mulai membahas usulan pergantian Ketua Umum Setya Novanto dalam rapat harian. Mantan Ketum Partai Golkar, Jusuf Kalla, mengaku belum tahu kabar itu, namun dia mendukung.

“Wah saya baru tau itu. Terima kasih ya informasinya,” ucap Jusuf Kalla di Kantor Wapres, Jakarta, Selasa (26/9/2017).

Bacaan Lainnya

JK mendukung upaya pergantian Novanto itu karena elektabilitas Partai Golkar sudah jatuh dan citra partai tercoreng karena status tersangka Setya Novanto dalam kasus korups e-KTP.

“Sepantasnya begitu. Karena ini kita tidak bicara pribadi atau kita tidak bicara hanya legalitas. Kita bicara image, partai itu tergantung image masyarakat, penilaian publik,” ujarnya.

Soal sosok yang paling pas menggantikan Novanto, Kalla hanya menyebut kader yang bersih tidak pernah tersangkut korupsi. Kriteria lain tentu bukan kader yang sekarang sedang menjabat di Kabinet Kerja.

“Yang bersih, yang bisa memimpin Golkar dengan baik, yang punya pengalaman di Golkar,” ucap JK.

“Saya tidak tahu siapa yang pantas, banyak yang pantas,” imbuh JK.

 

Penulis : Aril/dbs

Pos terkait