INFOSULSEL.COM, MAKASSAR–Anggota DPRD Sulsel, Andi Nurhidayati dan Rusni Kasman menemukan fakta yang sangat mengejutkan saat melakukan kunjungan kerja di SMK 9 Jl Salodong Untia Makassar, Jum’at (22/9/2017).
Sekolah yang memiliki siswa sekitar 200 orang siswa itu ternyata tidak memiliki Guru Agama, BK dan Tata Usaha. Dan kondisi tersebut membuat dua legislator itu berang.
“Ini miris dan tak bisa dibiarkan, tiga tenaga pendidik dan kependidikan (Guru Agama, BK dan TU) ini sangat penting dimiliki sekolah demi lancarnya proses pembelajaran dan administrasi,” ujar Andi Nurhidayati kepada infosulsel.com, Jum’at (22/9/2017).
Pung Etti sapaan akrabnya meminta kepada Dinas Pendidikan Sulsel untuk segera melakukan pendataan ulang guru di SMA/SMK Negeri dan disesuaikan dengan kebutuhan sekolah masing-masing.
“Ini tak boleh dibiarkan, khususnya persoalan Guru Agama yang menjadi tulang pungung pendidikan moral di sekolah harus segera ditindak lanjuti. Apapun alasannya, itu tidak bisa Kita terima dan biarkan,” tegas Sekretaris Fraksi PPP DPRD Sulsel.
Dia mendesak, Dinas Pendidikan untuk mendata ulang guru-guru, dan menempatkan sesuai dengan kebutuhan sekolah, agar tidak ada sekolah yang berlebihan gurunya dan ada juga sekolah yang kekurangan guru. “, jadi harus diatur dengan baik,” lanjut Pung Etti menjelaskan.
Penulis : Herman
Editor : Anwar





