ASS Andalkan Tim Keluarga Mendulang Suara

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Andi Sudirman Sulaiman, bakal calon wakil Gubernur pasangan Nurdin Abdullah optimis mampu mendulang suara di daratan Bone, Soppeng, Wajo (Bosowa) dengan kekuatan keluarga.

Sebagai putra daerah kabupaten Bone yang ingin bertarung di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel Sudirman Sulaiman tidak mempersoalkan Nurdin Halid yang juga sebagai putra daerah Bone maju di Pilgub 2018.

Bacaan Lainnya

Adik kandung Menteri Pertanian, Amran Sulaiman ini punya cara tersendiri meraih dukungan dari masyarakat di kampung halamannya itu. “Selain tim keluarga saya, pastinya saya optimis memenangkan Pilgub di kampung halaman saya (Bone). Saya punya cara yang beda,”ujarnya, Rabu (11/10/2017).

Andi Sudirman menyebut mampu mendulang suara terbanyak dan mengalahkan pasangan NH-Azis di dataran Bone,Soppeng,Wajo (Bosowa) dengan kekuatan keluarga besarnya yang sudah mensosialisasikan dirinya bersama Nurdin Abdullah.

“Tim keluarga saya sudah bergerak untuk memenangkan saya. Tidak hanya di Bone, tapi di Soppeng sampai di kabupaten Wajo pun tim keluarga saya sudah semakin gencar mensosialisasikan saya bersama Pak Nurdin Abdullah,” ujarnya.

Nurdin Abdullah yang sebelumnya digadang-gadang berpasangan dengan Tanri Bali Lamo (TBL) akhirnya ‘bercerai’. Penyebabnya, tak ada dukungan parpol yang bisa dikendarai.  Bupati Bantaeng dua periode ini akhirnya memilih ASS yang tak lain adalah putra kelahiran Kabupaten Bone.

“Kenapa orang Bone? Setelah Makassar, Bone adalah pemilih terbesar. Yang kedua orang Bone adalah orang-orang hebat. Maka muncullah nama Sudirman. Saya katakan ini sudah takdir,”  jelas Nurdin Abdullah mengapa ia memilih ASS.

Sudirman Sulaiman adalah tokoh muda Sulsel yang kini namanya tengah hanyat diperbincangkan jelang Pilgub 2018. Anak kolong ini lahir 25 September 1983 di Kabupaten Bone. Ayahnya pensiunan TNI.

Adik Prof Amran Sulaiman ini anak ke-11 dari 12 bersaudara. Tammat SD Inpres 10-73 Mappesangka, Bone tahun 1995. Lalu ia melanjutkan di SMP Lamuru Lappriaja tahun 1998 dan SMU Negeri 1 Watampone tahun 2001.

Lulus SMA ia melanjutkan kuliah di Tehnik Mesin Universitas Hasanuddin (Unhas) dan meraih gelar sarjana tahun 2005.

Bakat kepemimpinannya sudah terlihat saat ia duduk di bangku SMP dengan mengikuti berbagai organisasi hingga di perguruan tinggi. Tahun 1994 ia menjabat sebagai Ketua Bina Damping Putra Pramuka. Ia juga menjabat sebagai ketua Dewan Ambalan Putea Pramuka kala duduk di bangku SMA. Jabatan lainnya yakni Ketua OSIS SMAN 1 Watampone dan Ketua MPK, semacam dewan legislatif pelajar.

Sudirman juga mendirikan organisasi Rohani Islam (Rohis) almamaternya dan organisasi Siswa Pencinta Alam (Respon-Sispala) di Watampone. Sudirman tak henti mengembangkan potensi pada dirinya. Tahun 2002 ia mendirikan Forum Pemuda Pelajar Mahasiswa (FPM) Mappatunru, Bone.

Berbagai organisasi telah ia geluti. ASS pun kini telah mengantongi sertifikasi ISO 9001:2008, OHSAS 18001:2007 dan ISO14001:2004.  Bandingkan dengan kandidat lainnya. Ia juga sudah empat tahun ini menjabat sebagai Project manajer di PT Offshore Service Indonesia/MES.

Berduet dengan Nurdin Abdullah yang bergelar Profesor jika kelak terpilih tentu pasangan ini mampu membangun Sulsel jauh lebih baik dari apa yang ada sekarang.

Penulis : Wawan

Editor : Aril

Pos terkait