BMKG: Waspada Puting Beliung di Makassar dan Gowa

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR –

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar memperkirakan potensi angin puting beliung terjadi di sejumlah wilayah Sulsel, khususnya Kota Makassar dan Kabupaten Gowa.

BMKG menyebutkan, perubahan iklim dan cuaca yang tidak menentu dikarenakan saat ini wilayah Sulsel telah memasuki musim pancaroba.

“Khususnya bagian barat seperti Makassar dan Gowa, telah memasuki periode musim pancaroba atau peralihan musim, dan diperkirakan akan dimulai di bulan November. Jadi untuk saat ini cuaca kadang panas, dan kadang hujan. Perubahan cuaca tsb adalah ciri-ciri musim pancaroba,” jelas Rizky Y.P, Prakirawan BMKG Makassar, ditemui di kantornya, Jl Prof Basalamah, Senin (23/10/2017).

Lebih jauh Rizky menjelaskan, hujan di musim pancaroba umumnya terjadi di waktu siang dan sore hari. Untuk puncak musim hujan, pihaknya memperkirakan terjadi di bulan Desember 2017 hingga Januari 2018.

Saat ditanyakan mengenai potensi badai, Rizky menjawab, untuk potensi badai tidak ada, karena potensi badai hanya terjadi di wilayah tropis, yakni wilayah lintang menengah. Sementara di wilayah Sulsel pada musim pancaroba, potensinya adalah hujan deras dan lebat dengan durasi yang sangat singkat disertai kilat petir maupun angin puting beliung.

“Jadi mulai Oktober saat ini, masyarakat sudah harus mewaspadai hujan lebat disertai kilat petir, bahkan berpotensi terjadi angin puting beliung. Biasanya terjadi di siang hingga sore hari,” pungkasnya.

Hujan lebat disertai kilat petir dan berpotensi puting beliung diperkirakan akan berlangsung sejak November hingga Januari 2018 mendatang, dan mencapai puncak di bulan Desember 2017.

 

Penulis: Wawan

Editor: Anwar

Pos terkait