INFOSULSEL.COM, JAKARTA — PDIP akhirnya menentukan sikapnya terkait arah dukungan calon Gubernur Sulsel 2018. Mereka adalah pasangan Nurdin Abdullah (NA) sebagai cagub dan Andi Sudirman Sulaiman (ASS) sebagai cawagub.
Ini kepala daerah pertama yang diputuskan PDIP karena Sulawesi Selatan bukan dari basis massa PDIP. “Ini aja dulu, supaya nanti mereka langsung tahu,” kata Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (15/10/2017).
Saat pengumuman itu Megawati Pusat. Megawati didampingi sederet pengurus PDIP. Nurdin Abdullah saat ini menjabat sebagai Bupati Bantaeng dua periode. Sementara Andi Sudirman Sulaiman adalah seorang profesional.
Usai diumumkan oleh Megawati, keduanya lalu maju ke depan panggung. Keduanya kompak memakai kemeja bernuansa merah dan peci. Selain Pilgub Sulsel, Megawati hari ini juga mengumumkan cagub dan cawagub Jatim di Pilkada 2018.
PDIP memiliki 5 kursi di DPRD Sulsel. NA masih menunggu dukungan parpol lainnya. Diantaranya PAN (9 kursi), PKS (6 kursi), Partai Demokrat dan Gerindra masing-masing 11 kursi.
Dengan modal usungan 20 kursi, Nurdin Abdullah telah memenuhi syarat yang ditentukan KPU. Kandidat bakal cagub Sulsel harus mengantongi minimal 17 kursi di DPRD sebelum ditetapkan sebagai Cagub yang akan bertarung dalam Pilgub 27 Juni 2018 nanti.
Jika PDIP, PAN, PKS, Demokrat dan Gerindra berkoalisi di Pilgub Sulsel untuk mengusung maka Nurdin Abdullah makin percaya diri menantang Cagub Golkar-Nasdem, Nurdin Halid- Aziz Qahar Mudzakkar. Koalisi Golkar-Nasdem sendiri memiliki kuota 25 kursi di DPRD Sulsel.
Nurdin Abdullah sebelumnya telah bersafari mendatangi partai-partai untuk mencari dukungan. Seperti mengikuti penjaringan Cagub di Partai Demokrat dan Partai Gerindra. Nurdin Abdullah akan berpasangan Andi Sudirman Sulaiman, adik Menteri Pertanian Amran Sulaiman.
Penulis : Aril/dbs





