INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – PSM Makassar mampu memenuhi ambisinya. Tiga poin mereka raih setelah melibas Semen Padang 4-0 pada lanjutan Liga 1 Pekan ke-27, Senin (2/10/2017) di Stadion Mattoanging.
Hasil ini memantapkan Juku Eja di posisi ketiga dengan koleksi poin 52. PSM dan Bali United yang berada di peringkat kedua hanya selisih empat poin dari pemuncak klasemen sementara, Bhayangkara FC yang mengoleksi 56 poin.
Pavel Purishkin membuka skor lewat cara yang sensasional di menit 28. Penyerang asal Uzbekistan itu melepaskan tembakan langsung dari sepak pojok. Tembakan ‘pisangnya hijaunya’ berbelok drastis dan meluncur deras ke pojok kanan gawang Semen Padang yang dijaga kiper Jandia Eka Putra.
Sekitar 15 ribu penonton yang memadati stadion yang dibangun tahun 1957 itu pun bergemuruh. Dua menit berselang Pavel nyaris menambah pundi-pundi golnya. Sayangnya sepakan keras sang bomber dari depan kotak penalti masih melambung di atas mistar gawang.
PSM kian agresif. Sementara Semen Padang dalam tekanan hebat. Memasuki menit ke 32 kali ini Zulham Zamrunmencatatkan namanya sebagai daftar pencetak gol kedua. Eks winger Persib bandung ini berhasil meneruskan bola rebound hasil sepakan Ferdinand Sinaga yang sempat diblok oleh Jandia. Skor 2-0 untuk PSM bertahan hingga jeda pertandingan.
Memasuki babak kedua anak-anak Makassar terus melakukan tekanan. Dua gol ternyata belum cukup bagi Hamka Hamzah dan kawan-kawan. Dua menit setelah kick-off babak kedua pemain bernomor pungung 7 di PSM, Zulham Zamrun kembali menggetarkan jala gawang Kabau Sirah di menit 47.
Gol eks bintang Timnas Indonesia ini setelah memanfaatkan umpan silang sahabatnya, Ferdinand Sinaga di mulut gawang. Tandukan sang winger tak mampu diselamatkan Jandia. Seisi stadion pun semakin bergemuruh. Koleksi gol Zulham yang baru bergabung di putaran kedua Liga 1 ini bertambah menjadi empat.
PSM seolah belum puas dengan kemenangan 3-0. Pertahanan Semen Padang kembali diteror. Klok melakukan aksi individual di depan kotak penalti. Namun pergerakan gelandang asal Belanda ini berhasil diredam oleh Agung Prasetyo yang baru dimasukkan di babak kedua.
Di sisi lain, anak-anak Padang tak mau dipermalukan begitu saja. Sejumlah serangan pun mereka lakukan dari dua sisi sayap kiri dan kanan. Namun serangan Marcel Silva, Vendry Ronaldo Mofu, kecepatan Riko Simanjuntak dan Tambun Dibty masih mampu dihalau oleh pertahanan PSM yang digalang oleh sang kapten Hamka Samzah.
Sebaliknya anak-anak PSM yang sengaja bermain terbuka terus menggempur pertahanan sang tamu hingga sampai detik-detik akhir pertandingan. Hamka Hamzah ternyata tak mau ketinggalan.
Unggul 3-0 pemain bernomor punggung 23 ini berani meninggalkan posnya. Ia tiba-tiba muncul dari pojok kanan kotak 16 Semen Padang. Arfan yang juga berada di area penalti memberikan umpan kepada seniornya.
Hamka mengontrol operan bintang muda PSM ini. Lalu eks kapten Timnas Indonesia dan Arema FC ini melepaskan tembakan menyusur tanah. Sepakan Hamka yang tidak begitu keras yang tak mampu dimentahkan Jandia. Gol Hamka menutup pesta gol PSM.
Hasil sempurna PSM kali ini semakin menyempurnakan laga kandang selama putaran kedua. Pelatih PSM, Robert Alberts mengaku timnya berupaya keras untuk bisa memenangkan pertandingan di sisa laga di putaran kedua. Hasilnya, PSM berhasil mempertahankan rekor tak terkalahkan di sepanjang putaran kedua ini.
Hasil hari ini diharapkan jadi motivasi bagi pemain untuk menyambut laga selanjutnya. Tambahan angka membuat kami tetap dalam jalur balapan menuju gelar juara,” ujar Robert.
Liga 1 musim ini masih menyisakan enam pekan pertandingan. Meski begitu, bagi Robert masih cukup dini untuk memprediksi tim juara. Sejumlah tim di papan atas, kata dia, masih punya peluang sama besar.
“Untuk tim kami sendiri, juga masih terlalu dini. PSM masih punya beberapa pertandingan berat. Tapi kalau berusaha keras, kami pasti tampil jadi pesaing utama,” ujarnya usai pertandingan.
Susunan pemain PSM Makassar vs Semen Padang :
PSM Makassar
(51) Syaiful; (23) Hamka Hamzah; (5) Reva Adi Utama; (33) Zulkifli Syukur; (33) Ardan Aras; (10) Marc Klok; (10) Marc Klok; (19) Rizky Pellu; (80) Willem Jan Pluim; (7) Zulham Zamrun; (3) Ferdinand Sinaga; (99) Pavel Purishkin.
Cadangan:
(1) Deny Marsel; (2) Hendra Wijaya; (4) Wasyiat Hasbullah; (15) Arfan; (8) Syamsul Bachri Chaeruddin; (11) M Rahmat; (25) Titus Bonai.
Pelatih: Robert Rene Alberts
Semen Padang
(22) Jandia Eka Putra; (89) Cassio Fransisco; (4) Handi Ramdhan; (11) Hengki Ardiles; (3) Ibrahim Sanjaya; (15) Elfis Nuh Harewan; (17) Ko Jaesung; (10) Vendry Ronaldo Mofu; (8) Marcel Silva; (20) Riko Simanjuntak; (14) Tambun Dibty
Cadangan:
(21) Muhammad Ridwan; (16) Agung Prasetyo; (90) Boas Atururi; (5) Novrianto; (77) Finno Andrianas; (12) Adi Nugroho; (37) Muchlis Hadi
Pelatih: Nil Maizar
Penulis : Aril





