INFOSULSEL.COM, MAKASSAR –Pasangan Moh Ramdhan Pomanto- Indira Mulyasari Paramstuti dijadwalkan hari ini, Rabu (11/11/2017) sore akan menggelar deklarasi sebagai sebagai bentuk keseriusan maju pada pemilihan walikota-wakil walikota 2018 .
Puluhan ribu masyarakat dari berbagai elemen di 15 kecamatan yang ada di Makassar diprediksi akan membanjiri arena deklarasi di Anjungan City of Makassar.
Meski hujan mengguyur kota Makassar namun hal itu tidak menyurutkan niat warga untuk menghadiri undangan terbuka ini.
‘’Hujan bukan halangan bagi kami untuk menghadiri deklarasi DIAmi. Hujan ini malah menjadi berkah bagi kami dan bagi pasangan DIAmi. Insya Allah kami akan hadir dengan lebih 1000 warga Barombong, “ tegas Daeng Mampa, loyalis DP yang tergabung dalam komunitas Dari Perbatasan untuk Danny Pomanto (DP2X).
Bagi Nyampa, tidak ada alasan bagi dia dan keluarganya serta sebagian besar masyarakat Barombong untuk tidak mendukung Danny Pomanto. Asalan yang dikemukakan warga ini cukup sederhan. Danny Pomanto telah membawa perubahan yang sangat besar terhadap kemajuan kota Makassar, kususnya bagi warga di Barombong.
“Jalan-jalan sudah dibeton. Sebelum Pak Danny jadi walikota, kami di Barombong merasa seperti bukan bagian dari kota Makassar. Kami seakan terisolir. Jalan hancur. Kalau hujan jalan seperti kubangan kerbau. Berlubang-lubang dan berlumpur. Dan itu terjadi bertahun-tahun. Setelah Pak Danny walikota, semua jalan sudah mulus,” katanya.
Di tempat lain, dipertegas ratusan jaringan keluarga mantan wakil walikota Alm.Supomo Guntur yang tergabung dalam BOS Team. Sulyadi, Dewan pembina BOS Team yang juga putra Alm Supomo Guntur mengatakan, semua jaringan yang berada di 15 kecamatan siap Allout menghadiri deklarasi pasangan DIA’mi, Rabu sore nanti.
“Insya Allah, saya pastikan seluruh jaringan dan keluarga besar Almarhum Supomo Guntur yang ada di 15 kecamatan akan hadir,” tutur Karaeng Ginggi, sapaanya.
Sementara itu, kemanakan Alm Supomo Guntur, Edward Supriawan menyebut ini merupakan amanah almarhum yang patut dilaksanakan.
“Dukungan kami merupakan amanah dari Almarhum Karaeng Sewang. Jauh sebelium beliau wafat, amanah ini telah disampaikan kepada kami anak-anaknya,” timpal Karaeng Upa.
Sementara itu untuk mengamankan jalannya deklarasi ini Polrestabes Makassar akan menurunkan sekitar 1000-an personil. Hal tersebut diakui Kabid Ops Polrestabes Makassar, Kompol Dwi Bachtiar. Namun jumlah tersebut dibagi di beberapa jalan yang dinilai sebagai titik rawan kemacetan.
‘’Personil akan kami bagi. Selain di tempat deklarasi sebagai titik pusat kumpul, juga disebar di beberapa titik jalan yang kami anggap rawan kemacetan. ,” katanya.
Penulis : ASRI SYAHRIL





