INFOSULSEL.COM, MAKASAR – Tidak hanya mengincar striker Bali United, diam-diam klub kaya asal Malaysia, Felda United, juga mengintai playmaker PSM Makassar, Wiljan Pluim.
Hal itu diungkapkan pelatih PSM Robert Alberts saat jumpa pers jelang menghadapi Bali United, Minggu (5/11/2017).
“Saya tidak berspekulasi. Ini kebenaran. Felda ingin memboyong Sylvano. Bahkan mereka juga coba mendekati Wiljan Pluim,” ungkap pelatih berkewarganegaraan Belanda ini.
Namun Robert mengaku tidak khawatir dengan rencana itu. Sebab pemain bernomor punggung 86 di PSM ini sudah dibentengi dengan durasi kontrak sampai akhir musim 2018.
Bagi Robert, tidak ada alasan untuk menjual Pluim ke klub manapun sebelum masa kontraknya habis. Apalagi peran pemain berpoaspor Belanda ini sangat sentral dalam skuat Juku Eja.
Di dalam tim peran Pluim tidak hanya lihai dalam mengatur ritme. Mantan pemain Vitesse ini juga ciamik dalam urusan mencetak gol. Dari 32 partai yang sudah dilakoni eks pemain Binh Duong FC di Liga Vietnam ini sudah menyumbang 11 gol dan 9 assist.
“Saya bicara terbuka dengan orang Felda United, dan menyampaikan kalau Pluim masih punya kontrak. Tapi Sylvano berpeluang mereka boyong, karena kontraknya akan habis akhir musim ini,” jelas Robert.
Pluim menginjakkan kakinya di Makassar jelang putaran kedua TSC 2016. Sejak tampil perdana pemain kelahiran Zwolle, Belanda, 4 Januari 1989 ini langsung jadi idola.
Di PSM, ia merasa betah. Sebab ada koleganya di lini tengah yang juga dari Belanda, Marc Anthony Klok, Suasana tim yang begitu harmonis, juga salah satu alasan ia betah dsi Makassar.
Pluim juga mengaku kagum dengan keramahan masyarakat Makassar. Jauh berbeda dengan ketika ia bermain di Vietnam. “Di sini (Makassar) masyarakatnya ramah dan terbuka dengan orang asing,” akunya.
Pluim juga mengaku perjuangannya bersama PSM belum apa-apa. “Saya belum membawa tim ini juara. Kalau memungkinkan saya ingin bermain di sini selama bertahun-tahun,” tegas Pluim.
Penulis : Aril





