INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Sekelompok pemuda yang diduga orangnya APPI mengeroyok Muh Jufri Daeng Talli, Kamis (28/12/2017) siang.
Daeng Talli adalah Ketua RW 5 Kelurahan Tamarunang, Kecamatan Mariso, Makassar, Pengeroyokan itu terjadi sekitar pukul 11.00 WITA di kantor Lurah Tamarunang.
Penyebabnya, diduga akibat baliho milik pasangan bakal calon Walikota Makassar, Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu), hilang.
Anak kandung korban, Hafsah menyesalkan ulah para preman bayaran ini yang mengeroyok ayahnya. ‘’Apa salah Bapak saya, koq diperlakukan seperti itu. Saya tahu persis pelakuknya. Mereka pendukungnya Pak APPI,” katanya, lirih saat ditemui di kantor Polsek Mariso.
Berikut pengakuan Hafsah yang ditulis dengan gaya bertutur saat ditemui di Kantor Polsek Mariso, Kamis (28/12/2017) siang.
“Sekitar pukul 11.00 ada banyak orang datang kerumah. Ada sekitar 20 motor. Mereka datang cari Bapak saya. Kebetulan Bapak lagi keluar antar Mama saya.”
“Lalu orang itu bertanya. Kalau tidak ada Bapak, Mamanya saja. Saya bilang keluar sama-sama.”
“Saya ditanya lagi, saya apanya. Saya jawab saya anaknya. Salah seorang di antara mereka kemudian minta nomor HP Bapak, tapi saya tidak kasi.”
Saya bilang biar saya yang telpon Bapak. Waktu saya telpon Bapak, saya sampaikan kalau ada banyak orang cari Bapak di rumah.”
“Bapak suruh ke kantor lurah saja. Di sana ketemu. Lalu orang-orang itu tanpa pamit langsung tancap gas. Ada 20 motor menyusul ke kantor lurah.”
Setelah itu saya baru tahu kalau Bapak saya dikeroyok orang-orang itu. Saya tahu sekali mereka. Itu pendukungnya Pak APPI. Kenapa mereka kasi begitu Bapak saya.”
Penulis : Asri Syah





