INFOSULSEL.COM, MAKASSAR | Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar, Ismail mengunjungi atlet tinju yang tengah melakukan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) di pemusatan latihan cabang olahraga (Cabor) tinju di Lantai 2 Cafe Ombak, Jl. Ujungpandang, Rabu (10/06/2026) siang.
Ismail yang juga Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar didampingi sejumlah pengurus KONI Kota Makassar. Di antaranya Wakil ketua, M Yunus, Bendahara Umum, Christopher Carlos, sejumlah Ketua Bidang dan pengurus lainnya. Kehadiran Ismail untuk memastikan kesiapan atlet, memberikan motivasi langsung, dan mengecek fasilitas pendukung latihan selama persiapan.
“Kunjungan ini bertujuan untuk memantau kesiapan fisik dan mental atlet. Mengevaluasi fasilitas latihan serta memberikan motivasi langsung agar atlet dapat meraih prestasi maksimal di PORPROV nanti,” jelas Ismail.
Usai berbincang dengan 13 atlet tinju Makassar yang diproyeksikan menghadapi PORPROV XVIII Wajo – Bone 2026 bersama pelatih kepala, Dufri Masihor, Ismail juga meninjau Sekretariat Pengurus Kota (Pengkot) PERTINA Makassar yang berada tak jauh dari tempat pemusatan latihan.
Politisi Partai Golkar Kota Makassar ini disambut Sekretaris dan Wakil Ketua Pengkot PERTINA Makassar, Riswan Troy dan Sri Syahril di ruang tamu sekretariat PERTINA Makassar. Ismail bersama jajaran pengurus KONI Makassar melihat langsung fasilitas di ruang kerja dan ruang meeting. Sejumlah peralatan berjejer rapi di atas meja. Ada komputer, printer serta fasilitas pendukung lainnya. Pengadaannya berasal dari dana bantuan pembinaan organisasi KONI Kota Makassar tahun anggaran 2025.
“Nah ini betul-betul sekretariat cabang olahraga. Fasilitasnya lengkap. Ada Cabor yang saya datangi rumah pribadi yang dijadikan sekretariat,” ungkap Ismail.
Selain ingin melihat langsung persiapan atlet, Ismail dan jajaran pengurus KONI Kota Makassar juga ingin memastikan anggaran pembinaan organisasi yang diberikan kepada masing-masing Cabor dibelanjakan sesuai peruntukannya.
Wakil Ketua PERTINA Makassar, Sri Syahril menjelaskan seluruh anggaran pembinaan organisasi dibelanjakan untuk menunjang kepentingan organisasi.
“Tidak ada yang tersisa. Ini untuk mendukung operasional, manajemen, dan administrasi organisasi agar berjalan dengan baik. Termasuk mendukung peningkatan kapasitas, penguatan kelembagaan, serta pengembangan program kerja dan kompetensi anggota. Secara umum, dana ini digunakan untuk memastikan organisasi dapat beroperasi secara optimal, mandiri, dan mampu mencapai visi misinya. LPJ-nya juga sudah kami serahkan ke KONI,” jelas Sri Syahril.
Prestasi Tinju Membanggakan
Cabor tinju Makassar di tiga PORPROV sebelumnya tak pernah mengecewakan. Bahkan menjadi pendulang medali emas untuk Makassar di pesta olahraga multi event empat tahunan di Sulsel. Pada PORPROV XVII Sinjai – Bulukumba 2022 lalu, misalnya. Dari 12 atlet tinju Makassar, 11 di antaranya menyumbang 10 medali emas dan satu perak. Sekaligus dinobatkan sebagai juara umum. Sementara pada babak kualifikasi PORPROV XVIII 2025 di Parepare, atlet tinju kota Makassar kembali meraih juara umum.
Prestasi atlet tinju Makassar tidak berhenti di situ saja. Terbukti dari 12 atlet Sulsel yang meraih tiket PON XXII Aceh – Sumut 2024, delapan di antaranya adalah atlet binaan Pengkot PERTINA Makassar. Hasilnya, empat di antaranya meraih medali. Tiga perunggu dan satu medali emas, yakni Josua Holy Masihor di kelas 54 Kg.
Pengkot PERTINA Makassar optimis pada PORPROV 2026 mendatang atlet tinju Makassar kembali akan mengulang sukses dengan target utama kembali meraih juara umum.(riel)





