Juara Hampa Berlabel PSM Supercup Asia

INFOSULSEL.COM, MAKASAR – Seperti yang sudah diduga PSM Makassar akhirnya menjuarai turnamen mini yang diikuti empat tim bertajuk Supercup Asia. Di final Juku Eja yang hanya bermain dua kali, mengalahkan MND FC wakil Kamboja dengan skor 3-0, Minggu (21/1/2018) malam.

Turnamen pramusim ini digelar hanya dua hari, 19 dan 21 Januari 2018 di Stadion Mattoanging, Makassar. Ada empat tim yang mengikuti turnamen mini ini, yakni Home United (Singapura) MND FC Army (Kamboja) dan Adelaide United (Australia) PSM bertindak sebagai tuan rumah.

Pertandingan menggunakan sistem gugur. Dua pemenang di pertandingan ini langsung lolos ke final.  Artinya sebelum empat tim ini bertandinga mereka sudah langsung masuk babak semi final.

Babak pertama PSM vs MND FC berakhir seri. Usai turun minum, Juku Eja tampil agresif. Gawang MND yang dijaga Um Serei Rath, baru bisa jebol menit 65. Itu pun lewat titik putih yang dieksekusi Guy Junior.

Gol kedua tercipta pada menit 71 melalui tendangan keras gelandang asal Belanda, William Jan Pluim. Gol ketiga disumbang bomber anyar PSM berpaspor Australia, Bruce Djite.

Dahaga PSM yang nyaris 18 tahun tak pernah juara, pun terobati. Sayangnya label juara Supercup Asia ini terasa hampa. Sebab tiga tim yang diundang bukanlah tim juara di negaranya masing-masing.

Ketiga tim tamu juga datang dengan materi pasa-pasan.  Adelaide, misalnya. Mereka datang dengan materi pemain yang didominasi pemain U-19.  Sementara Home United bermaterikan pemain pelapis. Beda dengan PSM. Mereka tampil dengan kekuatan full team.  Begitu juga MND.

Bagi PSM, cukup mudah menjuarai turnamen ini. Anak asuh Robert Alberts itu hanya butuh kemenangan dua kali.  Kemenangan pertama diraih saat melibas wakil Singapura, Home United FC 4-0, Jumat (19/1/2018).

Hasil ini membuat Juku Eja langsung masuk final dan bertemu MND FC. Wakil Kamboja ini lolos ke partai puncak setelah mengalahkan wakil Australia Adelaide United dengan skor 4-3.

Di final PSM menang 3-0 dan menjuarai turnamen mini yang mereka buat sendiri, bermain di kandang sendiri dan menentukan lawannya sendiri.

Namun sayang, lebel juara yang disandang terasa hampa. Sebab di hari yang sama, skuad PSM lainnya yang turun di turnamen yang lebih berkualitas yakni Presiden 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Bandung, kalah telak 0-3 dari Sriwijaya FC.

Pelatih PSM, Robert Alberts memang lebih memprioritaskan turnamen mini ini dibanding serius mengikuti Piala Presiden.  Buktinya, sudah dua kekalahan diderita anak-anak Makassar ini di babak penyisihan Grup A.  Kekalahan pertama ditekuk 1-2 oleh PSMS Medan, Selasa (16/1/2018). Terakhir  kalah lagi dari Sriwijaya FC, 3-0.

PSM masih akan menjalani laga pamungkas menghadapi tuan rumah Persib Bandung,    Jumat (26/1/2018).

 

Penulis : Aril

Pos terkait