INFOSULSEL.COM, JAKARTA– Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mendeklarasikan 4 cagub-cawagub yang diusung di empat wilayah dalam Pilkada serentak 2018. Dalam sambutannya, Mega menyinggung aksi main comot kader yang dilakukan partai politik selain PDIP.
“Ini yang sering menggelisahkan saya. Bagaimana kalau cuma comot orang untuk sebuah kewajiban untuk kelengkapan pemilu. Padahal masyarakat mengharapkan ruang keterbukaan. Mudah-mudahan pilihannya dapat mereka lihat, rasakan dan sentuh,” ucap Mega di kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta, Kamis (4/1/2018).
Mega menjelaskan bahwa PDIP sudah menyiapkan kader untuk menjadi pemimpin sejak lama lewat pendidikan politik. Sehingga saat Pilkada mereka tidak asal main comot kader partai lain untuk diusung.
“Sejak awal saya sudah berulang kali mengatakan ini bukan mencari orang. Kalau bagi PDIP tidak ada kamus hanya mencari orang, tetapi calon pemimpin,” tegasnya.
Mega meminta empat cagub-cawagub yang dideklarasikan hari ini untuk mengikuti ‘Sekolah Partai’ yang digelar PDIP. Dengan begitu mereka lebih mengerti tentang partai yang mengusungnya sebagai cagub-cawagub. Begitu juga punya bekal untuk memimpin provinsi.
“Bapak-bapak yang akan saya calonkan yang datang juga dari eksternal jangan kaget. Itu dari konstitusi partai bukan hanya saya,” ujarnya.
Soal parpol yang mencomot kader PDIP, Mega memang tidak menjelaskan secara terbuka. Namun PDIP sempat berkonflik dengan Demokrat, gara-gara partai besutan SBY itu merekerut kader PDIP Emil Dardak sebagai cawagub Khofifah di Pilgub Jatim.
Penulis : Asri Syah/dbs





