INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Keputusan Pelatih PSM Makassar menangani Timnas Indonesia Selection untuk persiapan laga ujicoba dengan Timnas Islandia di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (11/1/2017), diprotes kalangan Suporter.
Bukan tanpa sebab pemain ke-12 di tim Pasukan Ramang ini protes terhadap keputusan pelatih asal Belanda itu. Pasalnya skuad Juku Eja saat ini tengah menjalani pemusatan latihan di Bali selama 10 hari, 5 sampai 15 Januari.
“Kalau pelatih yang punya tanggungjawab terhadap tim dan tidak mementingkan pribadinya, seharusnya Robert tidak menerima tawaran PSSI untuk menangani timnas selection,” tegas Abdi, salah satu pentolan suporter Hasanuddin.
Ia menilai Robert tidak ubahnya seperti politisi yang ditahun politik ini tengah melakukan pencitraan untuk kepentingan pribadinya.
Hal sendada diungkapkan Presiden Red Gank, Sul Daeng Kulle.
“Robert adalah pelatih yang bertanggung jawab soal urusan teknis tim. Seharusnya dia tetap di Bali menjalankan program yang dia buat sendiri,” cetus Sul kepada sejumlah wartawan, Senin (8/1/2017).
Sul mengakui memang Robert punya empat asisten yang bisa menjalankan program yang telah dia susun. Namun menurutnya, sangat berbeda jika latihan ditangani langsung oleh head coach. Apalagi, kata dia p[emusatan latihan di Bali adalah program awal untuk mebangun pondasi tim.
Sul mengaku bangga jika Robert terpilih menukangi Timnas Indonesia menggantikan Luis Milla, misalnya.
“Kalau itu yang terjadi, sebagai suporter kami akan bangga dengan Robert. Tapi ini kan hanya laga uji coba yang tidak masuk dalam kalender FIFA,” katanya.
Menurutnya uji coba dengan Irlandia hanya satu partai yang tidak berpengaruh apa-apa di peringkat FIFA.
“Seharsunya Robert konsisten dengan ucapannya. Bukankah dulu dia sering mengeluhkan jika pemainnya dipanggil untuk persiapan timnas menghadapi turnamen atau pertandingan yang tidak masuk dalam kalendar FIFA,” ujar Sul.
Sebaliknya Sul memuji sikap Simon McMenemy yang dengan tegas menolak penunjukan PSSI karena alasan ingin lebih fokus melatih Bhayangkara FC untuk persiapan Piala Presiden dan Liga 1.
Penulis : Asri Syahril





