Ini Motif Pelaku Sebar Hoax Ulama Jabar Diserang PKI

INFOSULSEL.COM, BANDUNG —  AS (29) kini meringkuk  di sel tahanan Mapolda Jawa Barat (Jabar). Pria asal Bandung tersebut ditangkap usai menyebar informasi hoax ulama diserang PKI via media sosial (medsos).

Di depan polisi AS mengakui perbuatannya. Ia pun meminta maaf karena telah meresahkan masyarakat.

“Saya mohon maaf kepada masyarakat karena sudah meresahkan,” ujar AS di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, seperti yang dikutip Detik.com, Rabu (28/2/2018).

Unggahan tersebut inisiatif AD. Dia menegaskan tidak disuruh orang lain atau pihak tertentu.

“Enggak ada yang menyuruh. Uang juga dari pribadi saya,” ujarnya.

Ia mengaku motifnya sengaja ikut-ikutan di akun Facebook lain yang mengunggah konten serupa.

“Enggak ada motif apa-apa. Ikut-ikutan saja melihat di beranda Facebook,” kata pria yang pernah berprofesi sebagai sopir ‘tembak’ itu.

AS ditangkap personel Ditreskrimsus Polda Jabar pada Rabu (21/2) pekan lalu di kediamannya di Cigondewah. Polisi turut mengamankan barang bukti berupa tiga unit ponsel.

Direskrimsus Polda Jabar Kombes Samudi mengatakan perbuatan AS melanggar UU ITE. Menurutnya, AS tidak mencari keuntungan dalam unggahannya.

“Hanya dampak dari akun yang dia buat dan sebarkan jelas meresahkan masyarakat. Karena pertama, dia yang mengatakan penganiaya ulama PKI, artinya PKI sudah bangkit,” kata Samudi.

 

Penulis : Asril

 

Pos terkait