Kunjungi Lorong Kelurahan Bontolebang, Danny Tawarkan Program ‘Lorong Bebas Pengangguran

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR—Petahana Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto disambut antusias oleh warga saat mengunjungi lorong, di Kelurahan Bontolebang Kecamatan Mamajang, pada Selasa (27/2/2028)

Warga lorong dan para ketua RT dan RW se-kelurahan Bontolebang terlihat berdesak-desakan menyambut kedatangan calon walikota tagline “Dua Kali Tambah Baik” sembari menyampaikan ucapan terima kasih yang kembali
mencalonkan diri di Pilwalkot Makassar 2018.

Bacaan Lainnya

“Kami haturkan terima kasih banyak atas kedatangan ta pak Danny di Bontolebang, warga di sini sangat menanti kedatangan ta, di lorong-lorong yang ada di Bontolebang,” ucap Ketua RW-02.

Sambutan warga dan RT/RW tersebut kemudian dijawab oleh Danny Pomanto, “Baik-baik jeki semua? Saya datang kembali ke sini, di Bontolebang, untuk mendengar langsung apa aspirasita,” sambut Danny Pomanto.

“Sebelumnya saya pernah berjanji diperiode pertama saya, ketika PAD kita mencapai 1 triliun maka insentif RT/ RW kita akan tambahkan, alhamdulillah doa dan usaha kita bersama, kita capai itu,” kata Danny dihadapan warga.

Danny menjelaskan bahwa di awal jabatannya, APBD Makassar berada pada angka Rp 500 milliar. Dan tahun-tahun berikutnya APBD terus mengalami peningkatan hingga menjapai angka Rp 1 triliun. Insentif RT-RW yang tadinya hanya Rp.75 ribu sekarang menjadi RP. 1 juta.

Dijelaskan pula, Infrastruktur yang semakin membaik, lampu lorong makin banyak, pembagian smartphone RT/RW, terbuka lapangan kerja, seperti, terbentuknya satgas kebersihan dan satgas drainase yang mencapai ribuan orang, itu karena usaha dan doa kita semua.

“Mari kita jaga keberhasilan ini dan jangan mundur lagi,” terangnya.

Tak hanya itu, calon walikota akronim DIAmi ini juga berbagi masukan dan ide – ide yang lebih baik lagi dengan menawarkan program baru, yakni “Lorong Bebas Pengangguran”.

“Ide atau aspirasi kita bisa tuangkan dalam kolom instagram yang akan nanti saya bagikan, silahkan diisi apa yang dinginkan, ada 2 kolom instagram (inspirasi program), yang pertama instagram Infrastruktur yang didalamnya , jalan, drainase dan lampu lorong,” terangnya.

“Kemudian kolom yang kedua, Instagram sosial yakni melakukan pendataan langsung warga yang tergolong tidak mampu maksimal 10 orang yang kita daftarkan, tetapi semua yang akan kita tuangkan dalam kolom instagram harus melalui kesepakatam warga yang diketahui oleh RT/ RW, ” tutup Danny. (*/rls)

Editor: admin

Pos terkait