INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Arsitek Persiba Balikpapan dan PSM Makassar, Wenderley Junior dan Robert Rene Albert, saling melempar pujian kepada skuadnya masing-masing saat sesi jumpa media usai laga uji coba di Stadion Mattoanging, Sabtu (17/3/2018) malam.
Pada sesi konferensi pers, Wenderley mengakui keunggulan materi yang dimiliki Pasukan Ramang jauh berbeda dengan kualitas tim Beruang Madu yang diasuhannya.
“Selamat kepada PSM. Saya harap mereka bisa juara. Mereka punya materi pemain yang sangat bagus,” ucap pelatih asal Brasil itu.
Menurutnya, kehadiran legiun asing di skuad PSM memberikan pengaruh besar. Hal itu didukung pula oleh kualitas pemain lokal yang mumpuni.
“Pemain asing mereka memberi suport yang bagus untuk timnya, pemain lokal juga bagus. Jadi semua saling mendukung,” ungkapnya.
Eks pelatih Persipura Jayapura pada musim lalu ini mengakui PSM telah banyak berubah pasca Trofeo Battle of Borneo beberapa waktu lalu di Balikpapan.
“Kami tidak boleh membandingkan yang sekrang. Situasinya jauh berbeda. Mendekati kompetisi ini PSM harus lebih konsentrasi. Jangan loyo,” imbuhnya.
Sang arsitek PSM juga memuji semangat armada Persiba Balikpapan. Ia berharap musim depan tim Beruang Madu kembali ke kasta tertinggi Liga Indonesia.
“Persiba klub yang bagus. Mereka mencoba bermain bagus. Saya yakin mereka mampu kembali ke Liga 1 musim depan,” kata Robert.
Musim Liga 1 2017 Persiba Balikpapan tak mampu bertahan di kompetisi sepakbola level tertingi di negeri ini. Beruang Madu harus terdepak dan hanya mampu finis di urutan 17 dengan poin akhir 27. Sementara dua klub lainnya yakni Semen Padang dengan 35 poin dan posisi paling buncit Persegres Gresik yang hanya mengumpulkan 10 poin.
Akan halnya PSM yang berambisi menjadi juara musim lalu berada di urutan ketiga dengan poin akhir 65. Di atasnya Bali United dan sang kampiun Bhayangkara FC. Keduanya sama-sama mengoleksi 68 poin di akhir musim.
Penulis: Adriyan Adirizky Rahmat/C
Editor : Asril Syahril





