INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Pasangan calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti Ilham (DIAmi) mengunjungi warga di sejumlah tempat di Makassar, Kamis (1/3/2018).
Danny Pomanto memulai kunjungannya di Jalan Sejiwa, Kelurahan Karuwisi, Kecamatan Panakkukang, Kamis pagi. Di tempat ini Danny yang ditemani sang istri, Indira Jusuf Ismali disambut ratusan ibu-ibu rumah tangga. Kaum ibu ini tergabung dalam Divisi XENA DIAmi, divisi yang menghimpun kaum perempuan.
Siangnya Danny melanjutkan kunjungannya di Jalan Angkasa 1, Panaikang. Walikota yang kini tengah cuti ini ditemani Panglima Markas Perlawanan rakyat (MenARA), atau Ketua tim pemenangan DIAmi, Adi Rasyid Ali bersama Ketua tim XENA, Fatmawaty Wahyuddin yang juga anggota DPRD kota Makassar.
Tanpa merasa lelah, Danny melanjutkan perjalananya ke Jalan Abdullah Daeng Sirua, RW 02, Kelurahan Tello Baru, Kecamatan Panakkukang.
Di tempat lain, pasangan Danny Pomanto di Pilwali Makassar, Indira Mulyasari Paramastuti juga menyempatkan waktunya bersilaturahmi dengan warga di Perumahan Dosen Unhas Tamalanrea di Kampung Tambasa, RW 06 RT1, Kel Tamalanrea Jaya, Kec. Tamalanrea.
Sore harinya mantan Wakil Ketua DPRD kota Makassar ini bersilaturahmi dengan warga Buntusu dan mampir Solat Azahar di Masjid Nurul Iman Bangkala.
Usai sholat Indira menyambangi warga di Bangkala RW 03 RT1, Kelurahan Buntusu Kec. Tamalanrea.
Tidak sampai di situ. Ibu tiga anak ini menyapa masyarakat dan ibu-ibu penggerak PKK di Poyandu Perumahan Nusa Harapan Permai RW 02 RT 02 Kelurahan Katimbang Kecamatan Tamalanrea.
Meski sempat diguyur hujan di semua kunjunganya masyarakat menyambut antusias Danny dan Indira. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak pun mengenal sosok pemimpin yang dikenal merakyat dan murah senyum itu.
Bocah-bocah cilik sampai orang tua bahkan menghafal betul nomor urut DIAmi dan kalimat yang sering diucapkan Danny seperti ‘Jangan Biarkan Makassar Mundur Lagi.
‘’Pak Danny, Dua…Dua…Dua…DIAmi…..’’teriak warga tanpa dikomando sembari menaikkan kedua jarinya.
Azka, seorang bocah berusia empat tahun bahkan memanggil Danny, ‘Dua…Dua…Dua….’.
Penulis : Asril Syahril





