INFOSULSEL.COM, MAKASSAR— Aksi unjuk rasa di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar yang berakhir ricuh mengakibatkan salah satu wartawan media online menjadi korban.
“Saya meliput massa aksi yang masuk ke dalam (Kantor DPRD Makassar), entah mengapa saya ditarik dan dipukuli oleh pihak kepolisian (Brimob),” ungkap Andis, waratwan Inikata.com yang menjadi korban pemukulan.
Andis mengaku saat ditarik oleh kepolisian, Ia telah memperlihatkan kartu persnya namun kepolisian tidak bergeming dan terus memukulinya.
“Saya tadi telah angkat kartu pers saya, namun tetap dipukuli. Saya dibanting, bahkan saya telah jatuh tapi terus dipukuli,” tambahnya.
Ia mengaku tidak mengenali kepolisian yang memukulinya saat kejadian tersebut karena melindungi kepalanya yang terus dijadikan sasaran.
“Saya tidak lihat pelakunya karena saya melindungi kepala saya dengan tangan. Tapi saya dipukuli memakai pentungan,” bebernya.
Akibat pemukulan ini, Andis mengalami luka disikunya dan robek pada bagian celananya.
Penulis: Adriyan/A





