Makassar Jadi Tuan Rumah Piala Davis, Mimpi IMB yang Belum Terwujud

Ketua Pelti Makassar, Idrsi Manggabarani.(FOTO: ASRI SYAHRIL)
INFOSULSEL.COM – MAKASSAR — Pengurus Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI) Kota Makassar menyayangkan kurangnya kepedulian pemerintah dalam mengembangkan olahraga khususnya tenis di Makassar.
“Kalau bukan kami para pemerhati dan penggila tenis mau peduli, maka tenis tidak berkembang di Makassar,” ungkap Idris Manggabarani (IMB), Ketua Pelti Makassar  Jum’at (13/4/2018).
Idris mengaku membutuhkan uluran tangan pemerintah kota dan provinsi dalam mewujudkan pelaksanaan Piala Davis  di Makassar.
“Yang kami inginkan adalah kepedulian pemerintah untuk menggiatkan olahraga tennis di Makassar. Hanya saja mereka tidak tersinggung,” cetusa Idris.
Menjadi tuan rumah Piala Davis di Makassar salah satu mimpi Pengurus Pelti Makassar dan Sulsel sejak beberapa tahun lalu. Namun mimpi itu belum terwujud.  Padahal menurut Idris, Makassar menjadi tempat yang sangat layak  menggelar kejuaraan tennis berskala internasional itu.
“Apa susahnya ? Makassar punya hotel, ada bandara internasional, akses jalan bagus. Asalkan pemerintah mau izinkan dan backup dana maka kami akan jalankan. Untuk dana,  tidak usah 100 persen,” sebut Idris.
Meski belum mendapat respon yang baik, Pelti Makassar tetap berupaya menjadi tuan rumah Piala Davis di Makassar suatu saat nanti.
”Fifty-fifty lah. Setengah ditanggung pemerintah, sisanya Pelti. Kalau untuk 100 kamar hotel sata kira tidak ada masalah. Biar saya yang tanggung. Kami sangat inginkan Piala Davis bisa terlaksana di Makassar. Itu mimpi kami.  Dan kami tidak akan berhenti untuk mewujudkan itu,” tegas Idris.

Piala Davis adalah salah satu turnamen tenis yang mengkhususkan pada kompetisi tingkat internasional. Kompetisi ini diadakan oleh International  Tennis Federation (ITF).  Piala Davis terbagi dalam beberapa grup. Indonesia berkompetisi di Grup II Zona Asia/Oseania.

Dalam sejarah Piala Davis, Indonesia pertama kali berpartisipasi pada tahun 1961. Prestasi terbaik Indonesia di Piala Davis terjadi pada tahun 1983 dan 1989. Saat itu Indonesia bisa bermain di grup dunia walau kalah di babak pertama.

Bacaan Lainnya

Penulis: Adriyan/B

Editor : Asri Syahril

Pos terkait