INFOSULSEL.COM – MAKASSAR, Suporter PSM Makassar telah melalui sanksi lima laga tanpa atribut dan chants saat menyaksikan tim idolanya bermain baik kandang maupun tandang. Hal ini pun disambut baik oleh pelatih PSM Makassar, akan tetapi tetap mengultimatum agar tidak mengulangi lagi.
“Saya tahu Indonesia. Di mana budayanya sangat saya sukai dan menghargainya. Tapi kadang-kadang emosi dan perasaan saat pertandingan tiba-tiba meletus,” ungkap Robert Alberts, pelatih PSM Makassar di Stadion Mattoanging, Kamis (19/4/2018).
Robert mengharapkan suporter di Indonesia semakin dewasa dalam mendukung klub idolanya. Ia berharap para suporter menjaga diri dan tidak membuat tindakan yang justru merugikan klub idolanya sendiri.
“Hal-hal seperti ini bisa dihindari seperti mengamuk yang menyebabkan hal-hal tidak penting dimana seharusnya tidak terjadi tapi malah terjadi,” jelasnya.
Pelatih yang kerap mengorbitkan pemain muda ini berujar akan mengajak anak-anaknya ke stadion hanya untuk menonton pertandingan sepakbola bukan hal yang lain.
“Kalau saya sebagai seorang ayah, saya ke stadion mengajak anak-anak untuk menikmati pertandingan yang bagus. Tapi apabila hal ini terjadi maka saya akan melarang anak saya ke stadion,” ujarnya.
Penulis: Adriyan/B
Editor : Asri Syahril





