510 Karateka Bersaing di Kadispora Cup II

Kadispora Sulsel Sri Endang Sukarsih.(FOTO: MIRSAN)

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR– Kejuaraan karate antar Federasi Olahraga Kareta-Do Indonesia (FORKI) se-Sulsel, Kadispora Cup II resmi digelar. Kejuaraan ini akan berlangsung tiga hari, mulai 4-6 Mei 2018 di Gedung Sapta Marga Kostrad  KabuPaten Maros.

Kadispora Cup II tahun ini diikuti 510 peserta dari 24 kabupaten/kota dan perguruan karate di bawah naungan FORKI Sulsel.  Kejuaaran ini mempertandingkan nomor kumite (semua kelas) dan kata, dengan kategori pemula, cadet, yunior (under 21) dan senior untuk putra dan putri. Sebanyak 20 wasit juri karate berlisensi nasional dan internasional akan memimpin jalannya pertandingan.

Kadispora Sulsel Sri Endang Sukarsih, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas inisiatif pengurus FORKI Sulsel menyelenggarakan kejuaraan karate Piala Kadispora Cup yang pelaksanaannya sudah memasuki tahun kedua ini.

“Kadispora Cup II merupakan kerjasama FORKI Sulsel dan Dispora Sulsel. Tahun ini adalah penyelenggaraan kedua kalinya. Untuk itu, atas nama pribadi dan Kadispora menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pemerhati karate yang telah melaksanakan kejuaraan ini,” ujar Sri Endang.

Sri Endang mengungkapkan bahwa cabang olahraga karate merupakan the top leader (andalan) Sulsel. Selain jumlah atletnya banyak di semua usia juga karena hampir di semua event kompetisi, karateka Sulsel mendapatkan juara umum baik pada tingkat nasional, regional (Asia) maupun dunia.

“Karateka asal Sulsel sudah terkenal dengan segudang prestasi nasional, Asia bahkan dunia. Makanya kita buat kejuaraan karate Kadispora Cup ini menjaring karateka potensial untuk berprestasi di tingkat nasional, regional dan dunia,” ungkap Sri Endang

Sri Endang menilai manfaat event ini cukup besar sehingga perlu diusulkan untuk masuk menjadi event kalender tetap PB FORKI dan agenda tahunan kegiatan Dispora Sulsel serta akan dianggarkan di APBD 2019.

Sementara itu, Penanggung jawab kejuaran, Andi Zainal mengungkapkan hal senada. Menurutnya, kejuaraan yang dilaksanakan tiap tahun ini, sebagai bentuk dukungan kepada karateka menuju kancah internasional. Apalagi di tahun 2020 mendatang, cabor karate sudah dipertandingkan di Olimpiade Jepang.

“Melalui kejuaraan karate piala Kadispora Sulsel Cup II, selain menjaring karateka berbakat, juga sebagai bentuk dukungan ke atlit Sulsel untuk berprestasi nasional hingga dunia, yaitu Olimpiade Jepang tahun 2020,” jelasnya.

Selain itu, dari pihak penyelenggara akan memohon kepada Ketua PB FORKI, Jenderal (purn) Gatot Nurmantio, agar kejuaraan karate Piala Kadispora Sulsel ini masuk di kalender PB FORKI sebagai event kejuaraan nasional (kejurnas) seperti Piala Mendagri, Piala Kasad, dan Piala Panglima TNI.

“Rencana tahun 2019 sudah skala nasional, yang diikuti karateka seluruh Indonesia. Memang seperti itu .Sama dulu SBY Cup, dua kali lokal dan sekarang sudah skala nasional. Piala Kadispora Sulsel juga sudah memenuhi syarat melaksanakan kejuaraan nasional,” jelasnya.

 

Penulis : Mirsan

Pos terkait